Bupati Andi Utta Ikut ki Memasang Stiker di Rumah Warga pada Kegiatan Grebek Stunting

21 October 2021 17:18
Bupati Andi Utta Ikut ki Memasang Stiker di Rumah Warga pada Kegiatan Grebek Stunting

BugisPos. – Bentuk komitmen dan keseriusan aksi nyata penanganan pencegahan Stunting di Kabupaten Bulukumba, Bupati H. A. Muchtar Ali Yusuf mencanangkan sekaligus memantau langsung pelaksanaan “Grebek Stunting”, Kamis (21/10/2021).
di Desa Salassae Kecamatan Bulukumpa.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah Kepala OPD, Camat Bulukumpa, Ketua bersama Wakil Ketua TP-PKK Kab. Bulukumba, Ketua Baznas, para Kepala Desa se-Kecamatan Bulukumpa, serta Tim Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting Kab. Bulukumba.

Grebek Stunting ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Rembuk Stunting yang digelar beberapa bulan yang lalu sebagai bentuk perhatian besar Bupati terhadap permasalahan stunting.

Bupati Andi Utta menyatakan, kekurangan gizi pada masa kanak-kanak bukan saja berkonsekuensi diusia kecil anak , tetapi berdampak pada sepanjang hidupnya.

” Saya menilai Grebek Stunting ini adalah langkah strategis untuk percepatan pencegahan dan penanganan Stunting di seluruh wilayah Kabupaten Bulukumba, dan Pemerintah terutama pemeritah desa dan kelurahan, akan malu kalau masih banyak warganya yang mengalami stunting atau terindikasi mengalami gejala stunting,” papar Bupati Andi Utta.

Untuk itu, Bupati meminta agar pelaksanaan Grebek Stunting tersebut harus dilaksanakan secara sistematis, terencana, dan terukur, sehingga dalam pelaksanaanya dapat dievaluasi serta mengambil tindakan dalam penanganannya, khususnya pada wilayah-wilayah yang masuk zona merah stunting.

” Untuk memastikan kondisi masyarakat terhadap gejala stunting ini, maka kita harus turun kelapangan door to door mengecek kesehatan setiap rumah keluarga melalui gerakan Grebek Stunting ini,” kata Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati Andi Utta juga berharap peranan besar dari seluruh pihak, khususnya para Kepala Desa dan Lurah untuk mengantisipasi sedini mungkin, jika ada warga balitanya yang mengalami ataupun terindikasi stunting, serta terus memperkuat koordinasi sehingga gerakan Grebek Stunting dapat berjalan secara efektif dan permasalahan stunting bisa lebih cepat dituntaskan.

” Setelah kegiatan ini, saya minta jangan cuma seremonial saja, tapi Dikerja Bukan Dicerita. Kedepan, hasil dari pelaksanaan Grebek Stunting ini nantinya segera dilaporkan dan ditangani secara terpadu oleh pihak-pihak terkait,” jelas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr.Hj.Wahyuni yang juga sebagai Ketua Tim Koordinasi Pencegahan dan Penangan Stunting Kab. Bulukumba menjelaskan tujuan pelaksanaan Grebek Stunting, untuk melacak dan mendeteksi dari rumah ke rumah setiap keluarga yang terkait kemungkinan terdapat stunting, untuk mengontrol dan memantau penerima layanan penanganan stunting, serta untuk mempermudah setiap OPD dalam mengintervensi kegiatan pada lokus stunting.

Kepala Desa Salassae Gito Sukamdi mengapresiasi dan mendukung penuh dan siap mensukseskan gerakan Grebek Stunting di Desa Salassae, yang menjadi lokasi perdana pencanangan Grebek Stunting.

” Spirit Dikerja Bukan Dicerita menjadi nutrisi, semangat, dan harapan kami untuk melaksanakan program maupun kegiatan termasuk gerakan Grebek Stunting,” ucap Gito.

Masih di Desa SalassaE, Bupati Andi Utta mengukuhkan Ketua TP-PKK Bulukumba Hj. Ira Kasuara beserta Wakil Ketua TP-PKK Bulukumba Inas Utami Muchtar sebagai Duta Stunting Bulukumba 2021. Tak hanya itu, Bupati H. A. Muchtar Ali Yusuf juga memantau langsung pelaksanaan Grebek Stunting di Desa SalassaE dan menempelkan sticker pendataan keluarga locus stunting di beberapa rumah warga.-( Rls/ Suaedy )

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya