DPP Lembaga LACAK RI Bakal Bangun Masjid dan Rumah Tahfidzh Al-Quran di Takalar

27 October 2021 14:04
DPP Lembaga LACAK RI Bakal Bangun Masjid dan Rumah Tahfidzh Al-Quran di Takalar

Bugispos–Berangkat dari keinginan bapak Presiden RI Joko Widodo yang menuliskan tujuh butir impiannya untuk Indonesia pada 2085 salah satunya menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika serta Indonesia Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Membuat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga LACAK RI, bekerja sama dengan Forum Silaturrahmi Wartawan Muslim, Kebijakan Pembangunan berinsiasi membangun / mendirikan MASJID dan rumah TAHFIDZH AL-QURAN yang diperuntukkan bagi Anak Yatim korban Covid-19, Kamu Dhuafa, Muallaf dan Pekerja Sosial seperti Wartawan, LSM, Budayawan, Seniman dan Orang Tua.

“Alhamdulillah, kami sudah mendapat lokasi yang refresentatif dan jauh dari kebisingan sehingga penyerapan ilmu agama dapat dirasakan manfaatnya. Berada di Dusun TETETANRANG desa KO’MARA kecamatan POLONGBANGKENG UTARA kabupaten TAKALAR, Sulawesi Selatan dengan harga tanah yang sangat murah” ujar Mustafa, SH, MH Ketua Umum DPP Lembaga LACAK RI.

Alasan kedua, sambung Mustafa pembangunan ini lebih dikarenakan jarak Masjid dari kampung ini ke masjid lainnya nyaris berjarak hingga 5 kilometer, sehingga warga lebih memilih shalat di rumah masing- masing.

“Selain itu, fenomena bencana kemanusiaan COVID-19 yang melanda di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan, membuat banyak anak Muslim yang kehilangan orang tuanya (YATIM PIATU) sehingga kami berinsiasi membangun masjid dan rumah tahfidzh ini,” sambung Mustafa,Senin 25 Oktober 2021.

Kemudian tambah Mustafa, Insiasi pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dengan program 1 Hafidz, 1 Desa, harus mendapat dukungan dari semua pihak. “Selain mencetak penghafal Al Quran di desa, para hafidz dan hafidzah nantinya akan diberi tugas untuk memberikan pemahaman tentang Al-Qur’an yang komprehensif, pemahaman agama, dan menangkal paham radikalisme kepada masyarakat.” katanya

Seperti diketahui Hasil Riset Institut Ilmu Alquran Indonesia (IIAI) ternyata sebanyak 65 persen warga muslim di Indonesia masih buta aksara AL-QURAN!. Angka tersebut sangat tinggi, mengingat Indonesia mayoritas muslim berpenduduk 272 juta.

Bahkan Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Kiai H. Cholil Nafis ikut mendorong lembaga-lembaga di masyarakat seperti organisasi masyarakat, LSM dan rumah singgah, agar memberikan anak-anak pendidikan baca Alquran gratis. dengan program BBQ atau Berantas Buta Alquran. “Program ini harus disuarakan dan didengungkan ke seluruh negeri.” Kata Kiai Cholil Nafis (dikutip harian Republika 1/3/2021). (Rilis/Sadli)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya