Oleh : Usdar Nawawi

Kodong, Mengapa Wartawan Mesti Diusir

08 November 2021 08:51
Kodong, Mengapa Wartawan Mesti Diusir

BugisPos — Kabar mengejutkan di tanah air tercinta, ternyata muncul di Jambi, Sumatera, Sabtu, 06 November 2021.

Sejumlah Wartawan yang diundang meliput kedatangan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), ternyata diusir oleh sang menteri saat memasuki gudang komoditas Pinang di Jalan Suak Kandis, Desa Pudak III, Kabupaten Muaro Jambi.

Saat Mentan Syahrul Yasin Limpo usir Wartawan

“Keluar dulu keluar dulu,” ucap salah seorang pria yang ikut mendampingi Mentan SYL, yang diduga adalah protokol seperti terekam kamera vidio awak media. Tak pelak, aksi pengusiran itu juga diikuti oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Atas kejadian itu, sejumlah Wartawan di Jambi mengaku kecewa atas sikap Mentan SYL yang dinilai tidak menunjukkan sikap menghargai Wartawan. Mungkin saja budaya Sipakatau tiba-tiba terlupakan.

“Alasannya apa kok para Wartawan di usir? ini menunjukkan sikap tidak menghargai kawan-kawan yang berprofesi sebagai jurnalis,” keluh Mex Jhon salah satu wartawan di Jambi.

Pertanyaanya ialah, mengapa Wartawan saat itu mesti diusir dari lokasi acara? Apakah ada sesuatu di dalam gudang itu yang sengaja ingin disembunyikan dari publik? Bila memang ada sesuatu yang sengaja disembunyikan di situ, tentu saja akan mengundang pertanyaan panjang. Bisa saja tanda tanyanya berliku-liku.

Sebetulnya, sepanjang SYL menduduki jabatan di Sulsel, ketika jadi lurah, camat, bupati, wakil gubernur, bahkan tatkala menjadi gubernur Sulsel dua periode, tidak pernah mengusir Wartawan. Bahkan SYL cukup enjoy bersahabat dengan Wartawan. Dia demikian akrab dengan Wartawan di Sulsel. Tapi mengapa pengusiran Wartawan itu terjadi di Jambi saat SYL menjabat menteri.

Apa SYL sudah melupakan persahabatannya dengan kalangan Wartawan ?

Bagi saya, sebagai Wartawan tiga zaman di Sulsel, merasa tak percaya bila SYL begitu tega mengusir Wartawan, bila tak ada muatan kepentingan yang dibisikkan ke kuping SYL oleh seseorang tertentu di Jambi. Mungkin saja pengusiran itu lantaran ada sesuatu yang disembunyikan di pembisik. Masalahnya ialah, mengapa SYL sampai larut pada adonan bisikan itu. Itu bila benar ada bisikan.

Yang pasti, publik heboh dengan pemberitaan, bahwa Menteri Pertanian SYL mengusir Wartawan. Sedih memang. Dan adalah preseden buruk bagi dunia Pers tanah air. Padahal SYL itu adalah kebanggaan kita di Sulsel. Bagaimana tidak bangga, SYL yang kader NasDem adalah satu-satunya menteri asal Sulsel di kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Tentu kita semua berharap, pengusiran itu tak punya niat melecehkan Wartawan. Tak ada tujuan menyembunyikan sesuatu di dalam gudang. Mungkin saja itu adalah suatu kekhilafan pada aksi panggung di pintu gudang **

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya