HTTP Status[404] Errno [0]

Bedah Buku Karya Dr. Basri, Warnai ki Hari Guru Nasional di Maros

24 November 2021 20:18
Bedah Buku Karya Dr. Basri, Warnai ki Hari Guru Nasional di Maros

BugisPos — Menyambut Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2021, Dinas Perpustakaan Arsip Provinsi Sulsel, IPI Kabupaten Maros, Penerbit Yapensi, Pemkab Maros dan diinisiasi oleh anggota DPRD Sulsel Komisi E Ir.Andi Muhammad Irfan AB, M.Si., mengadakan bedah buku Meretas Jalan Menuju Guru Inspirasi karya Dr. H. Basri, S.Pd., M.Pd pada Rabu (24/11/2021) di Grand Town Hotel Maros.

Bedah buku yang dihadiri Bupati Maros H.A.S.Chaidir Syam, Kabid Perpustakaan Sulsel Yulianto, S.Sos.M.Si., Kadis Perpustakaan Maros, Kadis Pendidikan Maros dengan pembicara Andi Muhammad Irfan AB dan Dr.H.Basri, S.Pd.M.Pd. Tokoh Literasi Bachtiar Adnan Kusuma dan Host Herman Lilo.

Pada acara tersebut hadir pula Budayawan Yudhistira Sukataya, para Kepsek, guru dan pegiat literasi.

Bupati Maros dalam sambutannya, mengapresiasi kegiatan Hari Guru Nasional yang dirangkaikan dengan bedah buku.

Menurutnya, buku Meretas Jalan Menuju Guru Inspirasi karya Dr. Basri sangat berguna untuk memacu dan memicu para guru untuk meningkatkan kompetensinya.

Buku ini, lanjutnya lagi, merupakan salah satu acuan untuk membudayakan literasi bagi guru khususnya serta bagi para siswa. Pentingnya literasi ini akan meningkatkan pengetahuan bagi para guru, sehingga dapat diterapkan di sekolah, agar dengan bertambahnya pengetahuan tentu akan berimbas bagi kemajuan pendidikan.

Sejalan dengan itu, Dr. Basri ketika dihubungi BugisPos terkait kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa bedah buku ini dengan momen peringatan Hari Guru Nasional akan memacu literasi bagi guru.

“Bedah buku yang diinisiasi oleh Bapak A. Muhammad Irfan bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulsel serta Pemkab Maros ini akan menambah sumber literasi untuk meningkatkan kemampuan para guru,” ucapnya.

“Buku Meretas Jalan Menuju Guru Inspirasi ini merupakan salah satu acuan untuk meningkatkan kompetensi para guru. Kompetensi itu meliputi kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian,” terang lulusan Ilmu Pendidikan UNM dan peraih Doktoral dengan predikat Cum Laude ini.

“Apabila keempat kompetensi ini dicapai, maka secara tidak langsung akan membuat guru yang adaptif dan menyenangkan, tentu guru yang adaptif dan menyenangkan ini dapat menciptakan suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan dan ramah bagi siswa,” lanjut Kabid PKLK BSD Disdik Sulsel ini.

“Saya harapkan melalui buku ini, selain menciptakan guru yang kompeten serta adaptif dan menyenangkan juga tentunya dapat meningkatkan kualitas guru serta kualitas proses belajar mengajar di sekolah dan pasti berimbas dengan meningkatnya mutu pendidikan,” tutupnya.
(AWING)

408 Views

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya