HTTP Status[404] Errno [0]

Matemija, Pemuda Sorot Proyek Irigasi di Kindang

13 December 2021 14:26
Matemija, Pemuda Sorot Proyek Irigasi di Kindang

BugisPos — Proyek pembangunan irigasi di Dusun Mattirodeceng, Desa Kindang, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba disorot kalangan pemuda setempat.

Beberapa pemuda di desa Kindang melakukan menemui kontraktor proyek, H. Sudirman,11/12/21, mempertanyakan kualitas proyek termasuk pembayaran gaji pekerja yang diduga tidak normal.

Proyek yang menelan anggaran negara 1 Miliyar 20 Juta ini, mulai dikerjakan sejak Agustus 2021 dan diperkirakan selesai pada akhir Desember 2021.

Dari informasi yang himpun, proyek irigasi ini sudah selesai 80 persen dari pengerjaan selama empat bulan.

“Iya betul anggaran yang kita kelola untuk pembangunan irigasi ini sebesar 1 Miliyar 20 Juta, dan itupun baru cair 25 persen dari besaran anggaran padahal kami sudah menyelesaikan pengerjaan sekitar 80 persen”, terang H. Sudirman

Jufri, salah satu pemuda yang juga ikut dalam pertemuan tersebut menyampaikan, setidaknya ada 100 orang petani yang menggunakan saluran irigasi itu untuk mengairi sawah mereka, dan rata-rata memiliki 5 orang anak, bisa bapak bayangkan kalau irigasi ini dikerjakan asal-asalan dan air tidak mengalir baik, maka ada beberapa petani yang tidak membajak sawahnya. Ini jelas akan berdampak buruk bagi sebagian petani, kata Jufri.

“Saya akan berupaya semaksimal mungkin dinda, soal kualitas tidak usah diragukan, saya menjamin soal itu” imbuh H. Sudirman

Pria asal Kepulauan Selayar ini mengungkapka, pihaknya telah mengingatkan pekerja lapangan agar melaksanakan secara baik. Mereka ingin, fasilitas tersebut berfaedah lama. Dan kualitas bagus sesuai dengan RAB yang ada atau sesuai dengan hitungan kubikasi”, katanya.

“Mewakili pemuda dan masyarakat Kindang, jelas ini menjadi harapan kami Pak Haji, bahwa kualitas harus dinomor satukan. Dan tentunya kami masyarakat di Kindang akan selalu mengingat Pak Haji ketika proyek ini lama dinikmati oleh masyarakat disini” harap Indra

Adhi yang ikut dalam kelompok pemuda ini juga menuturkan bahwa, pahnya selaku pemuda dan perwakilan masyarakat Kindang, khususnya di Dusun Mattirodeceng ini, akan mengawal proyek ini hingga selesai sebagai bagian dari pengawasan langsung selaku masyarakat.

Berbeda dengan hal tersebut, Syahrir yang juga merupakan perwakilan pemuda tegas menyampaikan :

“Kalau selain kualitas, upah pekerja juga mesti menjadi perhatian Pak Aji karena ada pekerja yang menyampaikan langsung kepada saya bahwa upahnya belum terbayarkan, dan kami akan terus mengawal ini hingga kegiatan proyek besar ini tidak menyisakan cerita negatif dari masyarakat Kindang” kata Syahrir.

Kelompok pemuda ini juga sempat meminta RAB dan gambar proyek akan tetapi menurut H. Sudirman, itu bukan menjadi kewenangan masyarakat tetapi jika masyarakat memang menginginkan bisa meminta kepada dinas PSDA (Rls/ADK/Arul)

281 Views

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya