HTTP Status[404] Errno [0]

Ini mi Kriteria Pejabat Pemkot Makassar

15 December 2021 11:27
Ini mi Kriteria Pejabat Pemkot Makassar
Oleh Usdar Nawawi

BugisPos — Hari ini Pemkot Makassar lagi sibuk melangsungkan lelang jabatan.

Ada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong pejabat defenitif. Jabatan kosong inilah yang dicarikan pejabat melalui mekanisme lelang.

OPD yang lagi kosong itu cuma sementara diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Lantas muncul pertanyaan di tengah warga, figur pejabat yang seperti apa yang layak mengisi jabatan lowong tersebut.

Menjawab pertanyaan warung kopi ini, ada begitu banyak jawaban warga sambil ngopi-ngopi.

Ada yang mau pejabat yang layak menjabat itu, adalah figur yang jujur, disiplin, cerdas. Mereka komitmen tidak korup, pungli, gratifikasi apalagi memeras.

Yang lainnya bilang, sipapapun yang terpilih jadi pejabat, sudah itulah yang terbaik. Siasa dia harus tahan uji dari godaan syaitan yang dirajam.

Bagi Wali Kota Danny Pomanto, kriteria pejabat yang dia inginkan tidaklah rumit. Syaratnya sederhana saja, yakni figurnya
loyal, loyal pada pimpinan, loyal pada negara. Profesional, dan mampu bekerja cepat.

Bicara soal loyal, itu memang hal pokok pejabat sebagai tim kerja wali kota.
Jangan yang disuruh ke barat tapi belok ke tenggara. Disuruh kerja yang itu, malah yang disibuki yang ini. Disuruh lahirkan inovasi, malah santai ngopi rongg di warkop.

Bahwa para figur yang saat ini sibuk ikut lelang jabatan, tentunya bisa memaknai kriteria yang diinginkan wali kota.

Bagaimanapun wali kota adalah owner yang punya hak prerogatif menentukan siapa yang dapat dipakai dan siapa yang duduk di bangku penonton saja.

Sebagai owner yang sebentar disodori tiga nama tiap OPD dari Pansel, tentu hanya satu yang dipilih jadi kepala OPD. Dua lainnya bisa saja jadi Sekdis atau gigit jari.

Bahwa persoalan loyalitas pejabat, sudah terbukti kacau pada momen Pilkada Wali Kota Makassar 2020 yang lalu.
Mereka memang loyal, ya loyal berlabel kepentingan. Bukan loyal kerja.

Nah, yang diperlukan pada kabinet Danny-Fatma saat ini, ialah loyal kerja, kerja yang cepat. Profesional dan tidak neko-neko.
Bahwa Danny Pomanto, terkesan sudah tidak lagi mempersoalkan siapa lawan dan siapa kawan di Pilkada lalu.

Danny memberi ruang terbuka bagi siapa saja calon pejabat yang mampu menjalankan tiga kriteria yang dia wacanakan. Dan tentunya mereka nanti pejabat baru ini, akan menghadapi situasi evaluasi yang intens. Dan tentunya Danny akan mendengarkan usulan dan pendapat warga kota terhadap pejabat baru itu nantinya.

Ya, selamat menjalani proses lelang jabatan para calon pejabat eselon ll. Salamakki tapada salama’ ***

370 Views

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya