Matemija, Mantan Kasatpol PP Makassar Dituntut Hukuman Mati

01 September 2022 14:58
Matemija, Mantan Kasatpol PP Makassar Dituntut Hukuman Mati

BugisPos, Makassar — Tak jelas apa pasal sehingga kasus pembunuhan pegawai Dishub Makassar, Najamuddin Sewang, baru disidangkan, Rabu 31/8/22.

Iqbal Asnan, mantan Kasatpol PP Kota Makassar, menjadi terdakwa pembunuhan berencana atas Najamuddin Sewang.

Padq sidang perdana ini, iqbal dan tiga pelaku lainnya dituntut hukuman mati.

Yang menarik, pada persidangan Iqbal Asnan menggunakan kursi roda.

Tim Jaksa penuntut umum, membacakan tuntutan kepada empat terdakwa, yakni Iqbal Asnan, Asri, Sulaiman, dan Chaerul Akmal.

Sidang dipimpin Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar Johnicol Richard Frans Sine.

Dalam pembacaan tuntutan, Iqbal Asnan dan tiga lainnya didakwa pasal pembunuhan berencana.

Jaksa penuntut umum Kejaksaan Kejari Makassar, Asrini Maya As’ad mengatakan, Iqbal Asnan bersama tiga terdakwa lainnya yakni Sulaiman, Asri dan Chaerul Akmal telah dengan sengaja dan rencana menghilangkan nyawa orang lain, yakni Najamuddin Sewang.

Najamuddin Sewang disebut meninggal karena kegagalan sirkulasi. Akibat pendarahan pada rongga dada akibat luka tembak jarak dekat. Peluru masuk pada punggung kanan dan menembus mengenai paru-paru kiri dan kanan.

“Disimpulkan, Najamuddin Sewang meninggal dunia berdasarkan Visum Et Repertum Nomor: VER/27/IV/20022/Forensik Tanggal 06 April 2022 yang di tandatangai oleh dokter spesialis forensik, dr Denny Mathius,” jelasnya.

JPU pun mengenakan dakwaan primer pasal 340 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana tentang pembunuhan berencana. Selain itu, dakwaan sekunder yakni Pasal 338 Jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana dengan ancaman pidana mati atau minimal seumur hidup.

Selain Iqbal Asnan, JPU juga membacakan dakwaan tiga terdakwa lain yakni Asri, Sulaiman, dan Chaerul Akmal. Ketiganya didakwa JPU dengan pasal yang sama dengan Muh Iqbal Asnan yakni dakwaan primer pasal 340 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana tentang pembunuhan berencana.

Usai membacakan dakwaan, tiga kuasa hukum yakni Iqbal Asnan, Chaerul Akmal, dan Asri langsung mengajukan eksepsi. Hanya terdakwa Sulaiman yang meminta sidang langsung ke pokok perkara.
(*/yanti)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya