Maroa, Pembukaan Festival Budaya To Berru ke-XI Tahun 2022

17 September 2022 12:47
Maroa, Pembukaan Festival Budaya To Berru ke-XI Tahun 2022

BugisPos, Barru — Festival to To Berru ini Diawali Pawai Karnaval dari lapangan Sumpang ke anjungan Sumpang Binangae oleh beberapa kabupaten antara lain Barru, Bantaeng, pare-pare, dan pinrang.

Event ini berlangsung selama 3 hari, dengan kegiatan seperti koreografer, temu komposer, karnaval budaya, pentas kebudayaan komunitas seni lokal Barru di anjungan sumpang dan mappadendang, mappabite manu dan mattojang di desa paccekke dengan tema “Colliq Pujie Mozaik Paras Budaya”.

Sekda Barru Dr. Abustan, M.Si mewakili Bupati Barru Membuka acara Festiaval to Berru di Anjungan Pantai Sumpang Binangae Kec. Barru Jumat malam 16/9/2022.

Sekda Barru membacakan sambutan tertulis bupati dengan menceritakan sejarah La Galigo yang sangat erat hubungannya dengan Kab. Barru

Dalam naskah lontara meongpalo karellae yang merupakan serpihan kitab I La Galigo yang kini berada di museum Laiden Belanda yang merupakan karya sastra terpanjang di dunia dengan 12 jilid.

Perjalanan meongpalo karellae akhirnya menetap di Kabupaten Barru karena telah menemukan pangampe madeceng (sikap dan perilaku masyarakat yang baik).

Menetapnya meongpalo karellae di Berru (Kab. Barru) yang diikuti oleh datu padi, datu betteng, datu air dan lainnya, maka masyarakat Berru membentuk adat untuk menghargai mereka yang kita kenal dengan Bissu.

Tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah kitab I La Galogo di tulis ulang oleh orang Barru yaitu Ratna Kencana Colli Pujie Arung Pancana Toa.

Kadis pendidikan dan kebudayaan Andi Adnan menyampaikan bahwa acara FBTB ini diharapkan berkelanjutan dan lebih baik lagi karena banyak nilai-nilai yang kita bisa tanamkan ke generasi muda kita.

“Acara ini adalah acara yang masuk event nasional sehingga harus di lakukan secara berkala dan setiap tahun harus lebih baik dengan kemasan acara yang tidak monoton tetapi tetap menonjolkan ke arifan lokal serta acara ini meningkatkan UMKM dan brand lokal di kabupaten barru”. Ungkap kadis pendidikan.

Diakhir acara di tutup dengan penampilan yang mempesona dari komunitas seni lokal barru dengan penampilan yang menghadirkan ke arifan lokal dengan kostum yang mewakili warna kabupaten barru dan pemukulan lesung menggunakan alu sebagai pertanda pembukan FBTB ke XI.

Yang hadir direktur musik, film dan animasi kemenparektraf Muh. Amin, Kepala balai pelestarian nilai budaya sulawesi selatan Kemendikbudristek Syamsu Rijal ,S.S, M.Hum, Kasub koord pengembangan event pariwisata Propinsi Sulsel Lan Sana, S.Sos, M.Si, Kurator Karisma event Nusantara Vera Damayanti, Sekretaris daerah, unsur forkopimda, kepala opd, ketua dharma wanita, anggota PKK kabupaten, camat, kades dan lurah. (ARM)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya