Madeceng, HUT Lantas ke-67, Kapolri Luncurkan Program Prioritas ETLE Nasional

22 September 2022 17:59
Madeceng, HUT Lantas ke-67, Kapolri Luncurkan Program Prioritas ETLE Nasional
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri HUT Lantas ke-67 sekaligus meresmikan program prioritas Peluncuran Electronik Traffic Law Enforcement (ETLE) Kamis 22 September 2022

BugisPos, Jakarta — Perayaan syukuran Hari Ulang Tahun ke-67 lalu lintas Bhayangkara (HUT Lantas) dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, Kamis, 22 September 2022.

Melalui momentum tersebut, Sigit sekaligus meresmikan salah satu program prioritas Presisi, yakni peluncuran Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik nasional di 34 Polda jajaran Indonesia.

“Puji Syukur Alhamdulillah bersamaan dengan HUT Lantas ke-67, program prioritas kita dapat diselesaikan yaitu ETLE nasional yang hari ini diresmikan di 8 Polda. Sehingga totalnya saat ini, sudah selesai di 34 Polda,” ujar Sigit.

Sigit berharap kepada seluruh jajaran Korps Lalu Lintas Polri untuk terus mengembangkan serta meningkatkan ETLE tersebut. Sehingga tilang elektronik tidak hanya berlaku di tingkat provinsi, namun juga harus diterapkan di wilayah kabupaten dan kota,ucapnya.

“Olehnya itu, kita motivasi dorong para Kapolda dan Kapolres, terus melaksanakan koordinasi. Sehingga program ini betul-betul bisa tergelar sampai jajaran paling bawah,” tegas mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Melalui kesempatan ini, Sigit turut meresmikan inovasi ETLE dalam bentuk Device atau Mobile Apps. Sehingga tilang elektronik tidak hanya bersifat diam atau statis, melainkan dapat bergerak secara dinamis di lapangan.

Lebih jauh dikatakan Sigit, terobosan inovasi tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan pelayanan prima dan terbaik untuk masyarakat. Diharapkan dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi itu, angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir sekecil mungkin.

“Dan kemudian ini bisa dilaksanakan dalam kegiatan patroli. Khususnya di tempat-tempat yang rawan kecelakaan kita tekankan kegiatan patroli. Dengan begitu peningkatan dan pergelaran ETLE angka kecelakaan lalu lintas, semakin hari atau dari tahun ke tahun kita harapkan makin turun. Karena kepatuhan, ketaatan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas makin baik dan ini tentunya akan menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas,” ucap Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini menjelaskan polisi sabuk putih merupakan salah satu personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga, harus mampu memberikan pelayanan dan kinerja yang optimal bagi seluruh warga Indonesia.

“Tentunya dengan pengembangan teknologi informasi yang ada, layanan kepolisian akan semakin cepat, semakin baik. Tentu bagaimana upaya kita untuk semakin hari menghindari pelanggaran dan menampilkan jajaran lalu lintas yang menjadi salah satu etalase Polri yang selalu berinteraksi bersama-sama dan berhadapan dengan masyarakat.

Menampilkan sosok Polri yang tegas, wibawa, humanis, dan bersih. Namun di dalam pelayanannya tentunya semakin dekat dan dicintai masyarakat,” terang Sigit.

Sigit pun menekankan kepada jajaran Korlantas Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Apalagi, saat ini Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan event internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Dalam mengamankan dan memastikan Presidensi G20 berjalan lancar dan aman, Polri juga menyiapkan 91 Command Center. Pada pusat komando itu terdapat fitur-fitur yang terintegrasi posko pembantu Polda Bali dan BNDCC sebagai pusat kendali koordinasi, komunikasi, dan informasi.

Command Center itu berfungsi memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dengan fitur terdiri dari, monitoring CCTV, monitoring Drone, monitoring Body Worn, monitoring GPS Ranmor Patroli, sub monitoring center, Dashboard Polisiku, Dashboard 110, SOT Presisi, info BMKG dan Cuaca.

Lalu, Inarisk BNPB, monitoring kecepatan angin, prakiraan cuaca di Pelabuhan, pasang surut air dan tinggi gelombang, flight radar dan traffic marine.

“KTT G20 dikembangkan Body Worn Camera, Ini untuk melengkapi pengawasan dan pengamanan, terkait dengan rangkaian proses pengamanan yang dilaksanakan oleh Polri. Disamping, tentunya ini bisa membantu melengkapi Mobile Apps yang disiapkan. Namun Body Worn tentunya kita lakukan untuk membantu tingkatkan pengawasan serta hal-hal lain yang dibutuhkan untuk pengamanan dan keselamatan,” pungkasnya. (*/Sadli )

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya