Ini Kata Dr. Sumardi, M.Si Pada Founder K-Apel ; Sebab gagalnya reformasi yang di cita-citakan

25 May 2023 12:19
Ini Kata Dr. Sumardi, M.Si Pada Founder K-Apel ; Sebab gagalnya reformasi yang di cita-citakan

BugisPos.com, Makassar — Rahman Rumaday Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) mengunjungi mantan dosennya Dr. Sumardi, M.Si. di kampus Universitas Pancasakti Makassar Jl. Andi Mangerangi No.73 Rabu, 24/05/2023

Dalam kunjungan tersebut selain silaturrahmi Rahman Rumaday juga meminta wejangan dari Dr. Sumardi, M.Si. sebagai dosen, orang tua, sekaligus kakak semasa kuliah di jurusan Ilmu Pemerintahan fakultas Ilmu Sosaial dan Ilmu Politik Universitas Pancasakti Makassar.

Alhamdulillah banyak wejangan yang saya dapatkan mulai dari kehidupan religi, kehidupan sosial, budaya, politik, termasuk diskusi terkait *”sebab gagalnya reformasi yang di cita-citakan”* oleh para pencetus dan para aktivis saat itu bahwa dengan turunnya seoharto harapan itu beragam namun secara umum mereka berharap untuk menciptakan sebuah Indonesia yang lebih demokratis, adil, dan berkembang secara ekonomi serta mengurangi atau menghilangkan korupsi dan nepotisme, sehingga pemerintahan lebih efektif dalam pembangunan dan pengelolaan negara serta merwujudnya demokrasi yang lebih baik, di mana hak asasi manusia dihormati dan dijaga, kebebasan berbicara dan berkumpul diberikan kepada rakyat, serta ada transparansi dalam pemerintahan.

Sementara itu Dr. Sumardi. mengatakan bahwa reformasi di Indonesia dimulai pada 1998, setelah pengunduran diri Presiden Soeharto. Reformasi ini dimaksudkan untuk membawa perubahan menuju demokrasi yang lebih baik dan adil, serta mengurangi korupsi dan ketidakadilan sosial.
namun, setelah lebih dari 20 tahun berlalu, masih ada masalah-masalah yang belum terselesaikan dan reformasi ini dianggap gagal oleh beberapa kalangan. kegagalan tersebut yakni : _1. Korupsi masih merajalela. Meskipun telah ada beberapa pengadilan terhadap pejabat dan politisi korup, tetapi masih banyak kasus korupsi yang belum tertangani dan terus terjadi. 2. Kesenjangan sosial masih besar. Meskipun telah ada upaya untuk mengurangi kesenjangan sosial, tetapi masih banyak perbedaan yang signifikan di antara masyarakat yang berada di kota dan di daerah serta yang berada di wilayah yang berbeda. 3. Kualitas pendidikan masih rendah. Meskipun telah ada upaya untuk perbaikan_ kata. Sumardi

Kegagalan yang dapat kita rasakan dari tujuan lahirnya reformasi adalah : yang pertama Lemahnya dukungan dari elit politik : Para elit politik seringkali terlalu fokus pada kepentingan pribadi dan kelompoknya, sehingga kurang peduli pada nasib rakyat dan perbaikan sistem politik. Yang kedua Korupsi : Korupsi merupakan virus yang merajalela di Indonesia. Praktik korupsi di semua tingkatan telah menghambat perkembangan sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia. Kemudian yang ketiga Praktik nepotisme : Kebanyakan posisi dan kekuasaan dalam suatu struktur hierarki pemerintahan diisi oleh orang-orang yang dekat dengan para elit politik, bukan orang yang pantas dan berkompeten. Ujar Sumardi Dosen sospol itu.

Ia juga menambahkan bahwa Objek dari kegagalan reformasi adalah : pertama : Kesenjangan sosial danekonomi: Meskipun reformasi sudah dilakukan, namun kesenjangan di antara masyarakat masih sangat tinggi. Kedua : Ketergantungan pada sumber daya alam: Ekonomi Indonesia masih tergantung pada sumber daya alam seperti minyak, gas, dan batu bara, sehingga saat harga komoditas dunia turun, Indonesia mengalami krisis ekonomi yang berdampak pada kegagalan reformasi. Ketiga Kurangnya partisipasi masyarakat: Sistem politik di Indonesia masih memiliki kendala dalam menghasilkan partisipasi masyarakat yang aktif dalam proses politik. Kata sumardi menutup diskusinya dengan mantan mahasiswanya itu Rahman Rumaday

352 Views

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya