Kodong, Pupus mi Harapan Alya Tidak Ikut O2SN Wakili Kecamatan Tamalate, Kepsek Balang Baru: Mungkin Tahun ini Belum pi Rezekinya

11 June 2024 19:09
Kodong, Pupus mi Harapan Alya Tidak Ikut O2SN Wakili Kecamatan Tamalate, Kepsek Balang Baru: Mungkin Tahun ini Belum pi Rezekinya

BugisPos, Makassar — Nur Waliyatul Mursyidah Tumengkol atau Alya Tumengkol hanya bisa menangis meratapi nasibnya, setelah mengetahui namanya tidak terdaftar untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) karena kelalaian atau ketidaktahuan operator SDN Balang Baru untuk mendaftarkan namanya mewakili Kecamatan Tamalate untuk cabang olahraga Pencak Silat.

Diketahui Alya telah lolos pada seleksi tingkat Kecamatan dan berhak mewakili Kecamatan Tamalate menuju O2SN tingkat Kota Makassar pada cabor Pencak Silat naungan IPSI.

Kepada media ini, Senin (10/6/2024) ayah Alya, Rachmat Tumengkol mengeluhkan kinerja dari pihak operator sekolah yang menurutnya merugikan pihak Alya dalam mendulang prestasi di O2SN tingkat Kota Makassar.

“Saya kecewa dan sedih mengetahui Alya tidak bisa ikut disebabkan namanya tidak terdaftar peserta O2SN tingkat Kota Makassar, sedihnya lagi melihat dampak psikologis Alya karena tak bisa mengikuti kejuaraan O2SN tahun ini, padahal selama setahun terakhir dia fokus latihan keras dan menjuarai Pencak Silat Seni Tunggal untuk mewakili tingkat Kecamatan. Kemudian ketika technical meeting tidak ada namanya kodong, sayang sekali padahal sudah di andalkan bisa mewakili O2SN tingkat Kota Makassar. Sebagai informasi tahun lalu, pada ajang yang sama padahal tahun lalu Alya meraih juara kedua. Tentu pada ajang tahun ini dia diunggulkan karena saingannya tahun sudah beranjak SMP semua,” keluhnya

“Sewaktu kami bersama Pelatihnya ke Sekolah Alya, pihak operator sekolah menyampaikan bahwa, penginputan telah dia lakukan hingga pada tahap muncul nomor ID, cuma ternyata pada tahap itu belum selesai karena masih harus diteruskan lagi sehingga muncul ID Card peserta,” ulas Rachmat Tumengkol yang juga mantan atlet Nasional pencak silat.

Alya yang merupakan binaan Anak Forum Makassar dari Maccini Sombala binaan Shelter Warga Maccini Sombala termasuk anak berprestasi karena telah menjuarai berbagai kejuaraan pencak silat baik itu tingkat kota Makassar hingga nasional.

“Bukan hanya itu kami dari keluarga dan juga keluarga besar shelter warga Maccini Sombala yang kecewa. Namun juga dari pihak perguruan pencak silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah cabang Tamalate yang kecewa dengan gagalnya Alya ikut bertarung di ajang O2SN tingkat Kota Makassar,” tambahnya.

“Semoga dari pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar dapat memberikan kebijakan terkait hal ini, karena ini menyangkut prestasi seorang anak yang passionnya pada ajang olahraga. Apalagi salah satu program Bapak Wali Kota Makassar Danny Pomanto yaitu “Jagai Anakta” bukan hanya fokus menjaga anak, akan tetapi bagaimana anak yang menjadi bimbingan kita meraih prestasi melalui kegiatan positif seperti olahraga. Sekali lagi saya mohon bantuan ta Pak Kadis, Pak Wali agar pendaftaran dibuka kembali, agar Alya dapat bertanding kembali untuk meraih prestasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala UPT SDN Balang Baru Abdullah Kuddin ketika dihubungi Senin (10/6/2024) melalui chat WA menjawab pada Selasa (11/6/2024) menyatakan dirinya telah melakukan konfirmasi kepada pihak operator.

“Saya sudah konfirmasi operator tentang keluhan orang tua, dalam hal ini ada suatu kelalaian pada waktu di daftar yang terlupakan diisi. Nanti pada saat dibuka lagi baru di temukan tertutup juga pendaftaran. Jadi kesimpulannya tahun ini mungkin belum pi rezekinya,” singkatnya.

398 Views

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya