Bulukumba

BKAD Bersama DWP BKAD Gelar ki Pelatihan Inner Game

429
×

BKAD Bersama DWP BKAD Gelar ki Pelatihan Inner Game

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Bulukumba.- Badan Keuangan dan Aset Daerah  (BKAD) Kabupaten Bulukumba bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) BKAD sukses menyelenggarakan pelatihan pengembangan diri bertajuk “The Basic of Inner Game, Pondasi Menata Batin”.

Kegiatan yang digelar di gedung Pinisi ini, merupakan upaya strategis BKAD dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam aspek manajemen emosi dan mental.

Kepala BKAD A. Sufardiman, SH,M.Si menyampaikan bahwa inisiatif pelatihan ini lahir dari kesadaran bahwa tantangan kerja yang kompleks seringkali dipengaruhi oleh kondisi batin ASN.

“Kami melihat bahwa peningkatan produktivitas tidak hanya bergantung pada keterampilan teknis, tetapi juga pada kesehatan mental dan batin. Luka batin yang tidak tertangani dapat menjadi penghalang utama bagi ASN untuk memberikan kinerja terbaik,” sebut Sufardiman.

Melalui Inner Game, pihaknya berharap para ASN, khususnya rekan-rekan perempuan, mampu menata kembali ruang batin mereka.

Sekedar diketahui, pelatihan ini secara khusus menyasar para ASN perempuan yang sehari-hari menghadapi beban ganda, tanggung jawab profesional dan domesti yang rentan memicu stres dan luka emosional.

Sementara itu Ketua DWP BKAD dr.Ariani said Culla yang menjadi inisiator utama program ini, menjelaskan pentingnya peran Darma Wanita dalam mendukung kesejahteraan mental suami dan anggota.

“DWP BKAD tidak hanya fokus pada kegiatan sosial, tetapi juga mendukung pengembangan kapasitas diri, ” sebutnya.

Disampaikan, dia sangat antusias melihat para peserta, terutama ASN perempuan, berlatih kaidah-kaidah Inner Game, seperti kaidah Ikhitar, kemampuan memilih pikiran untuk mengubah respon otomatis menjadi respon yang memberdayakan.

dr. Ariani Said Culla, M.Kes., Sp.PK., yang juga narasumber ahli, menekankan konsep Inner Mastery sebagai kunci untuk mencapai Outer Impact.

Kemudian pada sesi latihan praktis, peserta diajak membedah situasi sehari-hari (seperti menghadapi anak rewel atau pekerjaan rumah yang menumpuk) dan mengganti Pikiran Lama (yang memicu jengkel/malas) dengan Pikiran Baru (yang berbasis syukur/tenang), sehingga tercipta hasil kerja yang lebih fokus dan produktif.

” Yang pasti BKAD bersama DWP BKAD berkomitmen menjadikan pelatihan manajemen diri ini sebagai program berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan melahirkan ASN yang berintegritas, sehat mental, dan berdampak positif bagi pelayanan publik,” kunci dr.Ariani Said Culla.-(*)

Editor Suaedy