BugisPos, Makassar — Plt Kepala Seksi Pengelolaan Pelayaran, Penerbangan, dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Irwan Kardinansyah, ST, menghadiri kegiatan Diseminasi Penanganan Pengendalian Inflasi yang digelar, di Hotel Best Western Plus, Kamis 13 November 2025.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut diikuti oleh sejumlah unsur pemerintah daerah, lembaga teknis, dan pihak terkait lainnya.
Tujuannya untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam mengendalikan inflasi, terutama yang berkaitan dengan ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan di wilayah Makassar.
Dalam kesempatan itu, Irwan menegaskan pentingnya peran Dinas Perhubungan dalam memastikan jalur distribusi bahan pangan tetap lancar dan aman.
“Harus mampu menjamin kelancaran distribusi pangan, karena ini hubungannya dengan inflasi dan ketersediaan pangan,” ujar Irwan, kepada Media Sinergi.
Ia menjelaskan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi merupakan kerja kolaboratif antar sektor, termasuk peran Dishub dalam pengawasan dan pengaturan arus lalu lintas dan pengawasan pada jalur distribusi.
“Harus ada jaminan bahwa jalur distribusi itu aman. Cara-caranya yaitu dengan pengendalian lalu lintas dan pengawasan terhadap kendaraan serta pengemudinya. Itu memang tanggung jawab perhubungan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Irwan menuturkan bahwa Dishub juga berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur jalan dan penataan sarana lalu lintas dalam bentuk kolaboratif untuk mendukung kelancaran distribusi.
“Penempatan rambu-rambu dan APILL di lokasi tertentu merupakan bagian dari pengawasan dan pengendalian lalu lintas yang secara tidak langsung berhubungan dengan ketahanan pangan tetapi sangat berpengaruh terhadap kelancaran arus lalu lintas,” katanya.
Kegiatan diseminasi ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh instansi untuk memperkuat koordinasi dan memastikan kebijakan pengendalian inflasi berjalan efektif di lapangan.
“Koordinasi antar instansi itu penting. Dengan begitu distribusi pangan bisa tetap lancar, stabilitas harga terjaga, dan masyarakat pun tidak terdampak secara ekonomi,” pungkasnya.(jk)












