Bulukumba

Siap Beralih ke Sistem Online, KSP. Berkat Bulukumba Gelar ki Pelatihan SDM Pembukuan Tahap Kedua 

375
×

Siap Beralih ke Sistem Online, KSP. Berkat Bulukumba Gelar ki Pelatihan SDM Pembukuan Tahap Kedua 

Sebarkan artikel ini

BUGISPOS, BULUKUMBA, — KSP Berkat Bulukumba kembali menggelar Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pembukuan KSP Berkat se-Sulawesi Tahap II. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Ketua KSP Berkat Bulukumba, Dr. Ir. H. Andi Makkasau, ST, MM, bertempat di Kantor Pusat KSP Berkat Bulukumba, Jalan Durian Nomor 5, Bulukumba, Sabtu (20/12/2025).

Pelatihan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus dan pengelola KSP Berkat, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas dan profesionalisme SDM di lingkungan KSP. Berkat.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Manajer KSP Berkat Bulukumba, Syaiful Radja, A.Md, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan tahap kedua ini diikuti oleh 32 peserta dan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 20 hingga 22 Desember 2025.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan dalam tugas sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KSP Berkat Bulukumba, Dr. Andi Makkasau, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan ini bertepatan dengan kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) serta uji kompetensi bagi pengurus, pengawas, kepala bidang, dan kepala cabang/cabang pembantu KSP Berkat se-Sulawesi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Kompetensi Simpan Pinjam (LSP-KSP) Jakarta.

“Saya berharap kehadiran saudara-saudara bukan hanya sebatas formalitas. Yang jauh lebih penting adalah fokus, memperhatikan, dan memahami materi secara menyeluruh,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa materi pelatihan kali ini merupakan bagian dari peningkatan sistem, dari yang sebelumnya semi online menuju sistem online penuh, yang rencananya akan mulai diimplementasikan secara menyeluruh pada tahun 2026.

“Sistem semi online telah kita terapkan sebelumnya. Namun sistem yang sekarang ini jauh lebih berkembang dan menyesuaikan tuntutan zaman, baik untuk kebutuhan saat ini maupun ke depan,” pungkasnya. (*)

Editor Suaedy