Makassar

PENBIS Gelar Rapat Terbatas, Matangkan Struktur Organisasi dan Rencana Pelantikan Nasional

682
×

PENBIS Gelar Rapat Terbatas, Matangkan Struktur Organisasi dan Rencana Pelantikan Nasional

Sebarkan artikel ini

 

BugisPos, Makassar – Pengusaha Nulis Buku Indonesia (PENBIS) menggelar rapat terbatas sebagai langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi. Rapat yang berlangsung di Kafe Baca pada Kamis, 25/12/2025

Rapat tersebut membahas dua agenda utama, yakni finalisasi struktur organisasi PENBIS serta rencana pelantikan Dewan Pengurus Nasional (DPN) PENBIS, disertai sejumlah agenda penguatan program ke depan.

Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pengurus di antaranya Asrul Sani Abu, SE., M.M., Heny Suhaeny, S.Kom., M.Si., Ahmad Solihin, Gerhanita Syam, SE, Risnawati Anwas, S.K.M., M.Kes., Ir. Junardin Jamaluddin, S.P., M.Si., IALI, Anna Ashrawi Suhartini, S.E., M.Ak., Tri Fira Yuniza, S.E., M.Ak., Basri, S.Sos.I., M.M., Muliadi Halide, serta Susilowati.

Ketua Umum DPN PENBIS, Heny Suhaeny, S.Kom., M.Si., dalam penjelasannya menyampaikan bahwa rapat terbatas ini merupakan bagian dari ikhtiar serius PENBIS untuk menata organisasi agar lebih solid dan siap melangkah secara nasional.

“Finalisasi struktur organisasi menjadi fondasi penting agar PENBIS dapat berjalan lebih profesional dan terarah. Kami ingin memastikan setiap peran dan tanggung jawab jelas, sehingga program literasi dan kewirausahaan berbasis buku dapat dijalankan secara optimal,” ujar Heny Suhaeny.

Selain membahas struktur, rapat juga menyinggung rencana pelantikan Dewan Pengurus Nasional PENBIS yang diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan penguatan jejaring pengusaha, penulis, serta pegiat literasi di berbagai daerah.

“Pelantikan DPN bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal untuk menggerakkan agenda besar PENBIS, mulai dari penguatan ekosistem menulis buku, peningkatan kapasitas anggota, hingga kolaborasi lintas sektor,” tambahnya.

Dalam suasana diskusi yang hangat dan penuh semangat kebersamaan, para peserta rapat turut memberikan masukan terkait agenda lain, seperti program kerja jangka pendek dan menengah, penguatan branding organisasi, serta strategi pengembangan PENBIS agar lebih berdampak bagi dunia literasi dan kewirausahaan di Indonesia.