BugisPos, Sinjai – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Padaidi Desa Palae mencatatkan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi desa. Dalam kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahun buku 2025 yang digelar di Aula Kantor Desa Palae pada Selasa, 20 Januari 2026.
BUMDes Padaidi secara resmi meluncurkan Unit Usaha Penggemukan Sapi sebagai program unggulan baru.
Momentum ini menjadi sangat spesial karena dirangkaikan langsung dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara pihak BUMDes dengan 13 peternak lokal sebagai mitra pelaksana di lapangan.
Unit usaha penggemukan sapi ini hadir sebagai implementasi konkret dari program Ketahanan Pangan yang dicanangkan pemerintah pusat, di mana pemerintah desa mengalokasikan 20% dari Dana Desa untuk memastikan ketersediaan pangan dan peningkatan ekonomi warga.
Direktur BUMDes Padaidi, Irmayanti, menegaskan bahwa penambahan unit usaha ini adalah jawaban atas potensi besar yang dimiliki Desa Palae.
“Hari ini adalah tonggak baru bagi kami. Selain melaporkan kinerja unit usaha yang sudah berjalan seperti perdagangan LPG, pembayaran online (PPOB), dan penyewaan alat pesta, kami resmi memulai unit usaha penggemukan sapi. Harapan saya, BUMDes Padaidi semakin maju, profesional, dan mampu menjadi mesin ekonomi yang menyejahterakan warga,” ujar Irmayanti dengan optimis.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Sinjai, Pendamping Kecamatan, Pendamping Lokal Desa (PLD), Ketua dan Anggota BPD, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengawas BUMDes, Imam Desa, Kepala Dusun, hingga tokoh masyarakat.
Kepala Desa Palae Irham Asfar dalam sambutannya menyatakan dukungannya terhadap inovasi unit usaha baru ini.
“Kemitraan dengan 13 peternak ini adalah bukti bahwa pemerintah desa ingin masyarakat terlibat langsung. Dana Desa yang dialokasikan untuk ketahanan pangan ini harus dikelola dengan serius melalui BUMDes agar ada perputaran modal yang berkelanjutan bagi desa kita,” tegasnya.
Perwakilan Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Sinjai yang turut hadir memberikan catatan positif atas transparansi dan inovasi Desa Palae.
“Palae menunjukkan sinergi yang luar biasa. Melaporkan hasil usaha lama sambil memulai usaha baru (penggemukan sapi) di saat yang sama adalah langkah cerdas. Kami akan terus mengawal agar program ketahanan pangan ini sukses dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sinjai,” ungkapnya.
Selain peluncuran unit usaha baru, dalam sidang LPJ tersebut juga dipaparkan keberhasilan unit usaha yang telah berjalan sepanjang tahun 2025:
• Unit Perdagangan LPG: Berhasil menjaga stabilitas stok gas melon bagi rumah tangga.
• Unit Pembayaran Online: Memudahkan warga membayar listrik dan tagihan tanpa harus ke kota.
• Unit Penyewaan Kursi dan Meja: Memberikan kontribusi pendapatan yang stabil melalui pelayanan hajatan warga.
Acara ditutup dengan prosesi penandatanganan berkas kerja sama secara simbolis oleh Direktur BUMDes dan perwakilan peternak, disaksikan oleh seluruh tamu undangan.
Dengan semangat kebersamaan, BUMDes Padaidi siap menatap tahun 2026 dengan target kemandirian ekonomi yang lebih tinggi.












