Sinjai

Genjot Ki Program Ketahanan Pangan, BUMDes Padaidi Desa Palae Bekali Peternak Ilmu Pakan Modern

208
×

Genjot Ki Program Ketahanan Pangan, BUMDes Padaidi Desa Palae Bekali Peternak Ilmu Pakan Modern

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Sinjai — Sebagai wujud keseriusan dalam menjalankan program Ketahanan Pangan Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Padaidi, Desa Palae, menggelar pelatihan teknis bagi para peternak mitra. Kegiatan bertajuk “Pelatihan Pembuatan Konsentrat Sapi Potong dan Fermentasi Hijauan Pakan (Silase)” ini dilaksanakan di Gedung Pembuatan Pakan, Dusun Caboro, Desa Palae, pada Selasa (27/01/2026).

 

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut strategis dari kerjasama antara BUMDes Padaidi dengan masyarakat dalam unit usaha Penggemukan Sapi. Puluhan peserta yang hadir adalah peternak mitra yang telah menerima alokasi sapi untuk dikelola di bawah naungan BUMDes.

 

Hadir sebagai narasumber, perwakilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, Bapak Hasparid Ahmad dan Ibu Hj. Rosdiana, memberikan materi sekaligus praktik langsung. Fokus utama pelatihan adalah transfer teknologi pembuatan pakan konsentrat mandiri yang hemat biaya serta teknik silase untuk mengawetkan hijauan agar stok pakan tetap aman di segala musim.

 

Kepala Desa Palae, Irham Asfar, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini adalah kunci keberhasilan program ketahanan pangan di desanya.

 

“Program ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan memberikan ternak kepada warga. Lebih dari itu, SDM peternak kita harus ditingkatkan. Dengan pelatihan di Dusun Caboro ini, kita ingin memastikan peternak Desa Palae mampu mencetak sapi-sapi berkualitas dengan biaya pakan yang efisien, sehingga dampak ekonominya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Irham Asfar.

 

Senada dengan hal tersebut, Direktur BUMDes Padaidi, Irmayanti, menjelaskan bahwa pelatihan ini adalah bentuk pendampingan penuh BUMDes kepada mitranya. Ia berharap ilmu yang didapat hari ini bisa langsung diaplikasikan.

 

“Ini adalah komitmen kami di BUMDes Padaidi. Kami tidak melepas mitra begitu saja setelah akad kerjasama. Kami ingin unit usaha penggemukan sapi ini sukses besar. Jika peternak paham cara membuat konsentrat dan silase, bobot sapi akan naik lebih cepat dan keuntungan bagi peternak maupun BUMDes akan maksimal,” ungkap Irmayanti.

 

Dalam sesi praktik, Hasparid Ahmad dan Hj. Rosdiana membimbing peserta mencampur bahan-bahan lokal untuk konsentrat dan cara menutup rapat tong silase agar proses fermentasi berjalan sempurna. Para peternak tampak antusias karena teknologi ini dinilai menjadi solusi tepat mengatasi mahalnya harga pakan pabrikan dan kelangkaan rumput di musim kemarau.

 

Dengan adanya pelatihan ini, Desa Palae melalui BUMDes Padaidi optimis dapat menjadi salah satu sentra penggemukan sapi potong yang produktif di Kabupaten Sinjai. (M/r)