Bugispos.com, Sulbar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mempertegas komitmennya dalam menjaga stabilitas ideologi dan keamanan wilayah. Langkah ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan dan Penanggulangan Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) yang digelar di Ruang Kerja Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sulbar, Selasa (27/1/2026).
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Sulbar, Muh. Jaun, S.IP., M.M., dengan menghadirkan jajaran pimpinan daerah dan aparat keamanan, mulai dari Kepala Badan Kesbangpol, perwakilan Binda, Kejaksaan Tinggi, Densus 88, hingga Polda Sulbar dan tokoh lintas agama.
Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir, menjelaskan bahwa koordinasi ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka – Salim S. Mengga, khususnya di bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Ia menekankan bahwa penanganan ancaman IRET harus dilakukan secara holistik.
“Penanganan IRET tidak bisa parsial. Seluruh dinas teknis harus bergerak bersama sesuai kewenangannya masing-masing,” ujar Darwis.
Dalam paparannya, Darwis menyoroti pergeseran pola penyebaran paham radikal yang kini lebih masif di dunia maya. Propaganda digital dinilai lebih halus namun mematikan karena sulit terdeteksi dibandingkan metode konvensional. Kondisi geopolitik global pun turut menjadi faktor pemicu polarisasi di tengah masyarakat yang majemuk.
Kelompok generasi muda menjadi sorotan utama karena dianggap paling rentan terpapar. Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Sulbar memprioritaskan penguatan nilai-nilai demokrasi dan toleransi berbasis kebangsaan.
“Tidak ada ruang bagi ekstremisme di Sulbar. Fokus utama kami adalah membumikan Pancasila dan memperkokoh tegaknya NKRI,” tegasnya.
Melalui rakor ini, Pemprov Sulbar menargetkan adanya pemetaan isu yang akurat. Data tersebut nantinya akan digunakan untuk merumuskan langkah pencegahan yang lebih efektif, terukur, dan menjangkau hingga ke pelosok Sulawesi Barat.(***)












