Pos Sulbar

Langkah Strategis Pemkab Mamuju Tengah: Rangkul ki Media Online demi Informasi yang Akurat

121
×

Langkah Strategis Pemkab Mamuju Tengah: Rangkul ki Media Online demi Informasi yang Akurat

Sebarkan artikel ini

Bugispos.com, Sulbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah resmi memperkuat barisan komunikasinya di tahun 2026. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfopres), Pemkab menjalin kemitraan strategis dengan 33 media daring (online) untuk mengawal transparansi publik dan memublikasikan program pembangunan daerah secara masif.

Prosesi penandatanganan kontrak kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Rapat BAPPEDA Mamuju Tengah pada Rabu, 4 Februari 2026. Acara dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kominfopres Mamuju Tengah, Hajai, S.Pd., M.M.Pd, didampingi jajaran Sekretaris dan Kepala Bidang terkait.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem informasi yang transparan dan akuntabel, sehingga setiap progres pembangunan daerah dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh seluruh masyarakat Mamuju Tengah.

Dalam sambutannya, Hajai memberikan apresiasi tinggi terhadap kehadiran para insan pers. Beliau menegaskan bahwa peran media di era digital bukan sekadar penyebar informasi, melainkan mitra strategis yang ikut menjaga citra positif dan marwah kabupaten.

“Kami berharap rekan-rekan media dapat menjadi mitra kerja yang benar-benar menjaga marwah Pemkab Mamuju Tengah. Mari kita bermitra secara sehat dan saling mendukung,” tegas Hajai di hadapan para pimpinan media.

Ia juga menitipkan pesan agar pers aktif menangkap denyut pembangunan dari berbagai lapisan—mulai dari geliat di tingkat desa, kecamatan, kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hingga agenda strategis Bupati.

Dalam pertemuan tersebut, Dinas Kominfopres menekankan tiga poin utama yang menjadi landasan kerja sama tahun ini:

*Jurnalisme Membangun: Memprioritaskan konten edukatif dan konstruktif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

*Budaya Konfirmasi: Mengedepankan diskusi profesional dan verifikasi data sebelum mengangkat isu sensitif atau “miring” ke ruang publik.

*Integritas Kode Etik:
Memastikan seluruh tugas jurnalistik dijalankan sesuai kaidah dan etika pers yang berlaku.

“Jika ada isu yang kurang baik, mari diskusikan secara profesional sebelum diberitakan. Mari kita bangun Mamuju Tengah menjadi kabupaten terbaik dengan informasi yang akurat dan bermanfaat,” pungkasnya. (***)