Pos Sulbar

Dukung Pancadaya, Kesbangpol Sulbar dan FKPT Perkuat ki Strategi Mitigasi Ideologi Radikal

220
×

Dukung Pancadaya, Kesbangpol Sulbar dan FKPT Perkuat ki Strategi Mitigasi Ideologi Radikal

Sebarkan artikel ini

Bugispos.com, Sulbar – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, menerima audiensi Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulbar di Mamuju, Kamis (5/2/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi dalam memitigasi paham radikalisme dan terorisme di wilayah Sulawesi Barat.

​Dalam arahannya, Darwis Damir menekankan pentingnya peran FKPT sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ideologi. Ia berharap kolaborasi ke depan dapat menghasilkan kontribusi konkret yang melampaui sekadar seremonial.

​Darwis menegaskan bahwa pencegahan terorisme tidak boleh bersifat reaktif. Ia mendorong pendekatan yang lebih terintegrasi dengan memanfaatkan social capital atau jejaring sosial yang ada di masyarakat.

​”Strategi pencegahan ke depan harus bersifat mitigatif dan berbasis jejaring sosial. Kita perlu menyamakan langkah agar pengawasan terhadap isu radikalisme di daerah menjadi lebih efektif,” ujar Darwis.

​Sementara itu, Ketua FKPT Sulbar, H. Muhammad Sahlan, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus pada Pengukuran Indeks Kerawanan Terorisme (IKT) atau Survei Risiko Terorisme (SRT). Data ini nantinya akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam memetakan tingkat kerawanan wilayah.

​Meskipun aktivitas FKPT banyak mengikuti arahan program dari pusat, Sahlan memastikan bahwa koordinasi dengan instansi lokal dan lembaga pendidikan tetap berjalan intensif.

​”Hasil pengukuran indeks ini akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah sebagai gambaran objektif mengenai risiko terorisme di Sulbar. Ini penting agar penyusunan program pencegahan ke depan menjadi lebih terukur dan tepat sasaran,” ungkap Sahlan.

​Melalui audiensi ini, Kesbangpol dan FKPT berkomitmen untuk membangun pola kerja yang lebih solid guna memastikan Sulawesi Barat tetap kondusif dari ancaman ideologi radika, guna mendukung misi Pancadaya pembangunan Sulawesi Barat yang dicanangkan oleh Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.(*)