Pos Sulbar

Pastikan ki Standar Pelayanan Publik yang Jelas, Dinas ESDM Sulbar Godok Instrumen Survei Kepuasan Masyarakat

67
×

Pastikan ki Standar Pelayanan Publik yang Jelas, Dinas ESDM Sulbar Godok Instrumen Survei Kepuasan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Bugispos, Mamuju – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan penyusunan draf standar pelayanan (SP) dan instrumen survei kepuasan masyarakat. Langkah ini diambil guna memastikan setiap tugas dan fungsi dinas yang bersentuhan langsung dengan publik memiliki tolok ukur kinerja yang jelas dan akuntabel.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka untuk memastikan tata kelola pemerintahan di sektor energi semakin profesional. Dengan standar pelayanan yang pasti, Dinas ESDM optimis dapat memberikan pelayanan yang lebih responsif dan akuntabel bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat.

Bertempat di Ruang Serbaguna Dinas ESDM, rapat koordinasi ini digelar pada Jumat (6/3/2026) pagi, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WITA. Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas ESDM, Bujaeramy Hassan, didampingi Sekretaris Dinas, Alexander Arruanpasau, yang bertindak sebagai Ketua Tim Kerja Penyusunan Standar Pelayanan. Rapat juga dihadiri oleh seluruh Pejabat Administrator serta anggota tim kerja lintas sektor.

Dalam arahannya, Bujaeramy Hassan menggarisbawahi pentingnya memiliki panduan baku dalam melayani masyarakat di sektor pertambangan, geologi, air tanah, hingga ketenagalistrikan. Meski sempat muncul diskusi mengenai batasan kategori pelayanan publik pada tugas-tugas teknis kedinasan, ia menegaskan bahwa setiap interaksi dengan masyarakat wajib memiliki standar yang transparan.

“Apapun bentuknya, ketika dinas melaksanakan tugas yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat, kita harus memiliki maklumat pelayanan. Saya minta semua bidang segera mengidentifikasi tugas fungsinya masing-masing, lalu susun standar pelayanan serta draf survei kepuasannya,” tegas Bujaeramy.

Ia menambahkan, survei kepuasan masyarakat sangat diperlukan bukan sekadar formalitas, melainkan alat ukur yang jujur untuk melihat sejauh mana keberhasilan kinerja yang telah dilakukan oleh dinas selama ini.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas selaku Ketua Tim Kerja, Alexander Arruan Passau, meminta seluruh anggota tim untuk aktif melakukan pendampingan kepada setiap bidang dalam proses penyusunan instrumen tersebut.

“Anggota tim harus mengarahkan setiap bidang agar SP dan instrumen yang dibuat benar-benar aplikatif. Dalam waktu dekat, kita akan kumpul kembali untuk membahas draf yang telah disusun agar bisa segera diimplementasikan,” ujar Alexander.

Upaya pembenahan standar pelayanan ini juga merupakan langkah nyata Dinas ESDM dalam menerjemahkan arahan strategis Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, yang terus mendorong setiap OPD untuk menghadirkan birokrasi lincah dan berorientasi pada hasil (result-oriented). (*)