BugisPos, Bulukumba.– Pemerintah melalui Bulog Wilayah V, melakukan Launching Penyaluran dan Penyerahan secara simbolis Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, di area Gudang Bulog Desa Palambarae, Kecamatan Gantarang, Rabu (18/3).
Pada penyaluran bantuan pangan, selain dihadiri Wakil Pimpinan Bulog Wilayah V Norin Samma, juga hadir Dandim 1411 Bulukumba diwakili Pasi Ter Kapt.Inf.Syahrir Kapolres Bulukumba diwakili Kasat Reskrim Iptu.Muhammad Ali, Kadis Sosial Hj.Darmawati,SE, Plt.Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Andi Trismiati,SP,M.AP.
Sementara warga penerima bantuan pangan secara simbolis diwakili 20 orang Kepala Keluarga yang kesemuanya warga Desa Palambarae Kecamatan Gantarang.
Wakil Pimpinan Bulog Wilayah V Bulukumba Norin Samma menyampaikan bahwa bantuan pangan berupa 20 kg beras, 4 liter minyak goreng untuk 2 bulan masing-masing Februari dan Maret atau alokasi per bulan 10 kg dan 2 liter.
” Saya atas nama pimpinan menyampaikan permohonan maaf karena hari ini sudah masuk masa libur, namun karena ini perintah mendadak dari atas agar paling lambat hari di ini dilaksanakan penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Pebruari Maret,” jelas Norin.
Dan menurutnya, untuk tahap pertama ini, diberikan kepada 20 orang perwakilan Kepala Keluarga, selanjutnya akan diserahkan pasca lebaran Idul Fitri.
” Khusus untuk Desa Palambarae tercatat 327 KK penerima bantuan pangan, sementara untuk wilayah Kabupaten Bulukumba tercatat 50.788 Kepala Keluarga yang berhak menerima bantuan ini, sesuai data dari Kemensos yakni mereka yang masuk Desil 1 sampai desil 4 yang menerima bantuan,” jelas Norin.
Sebelumnya masih kata Norin, jumlah penerima bantuan pangan di wilayah Kabupaten Bulukumba hanya 26.487 Kepala Keluarga dan tahun ini terjadi kenaikan menjadi 50.788 KK, itu karena terjadi perubahan desil, yaitu tahun lalu yang menerima bantuan pangan adalah desil 1 dan desil 2, sekarang naik sampai desil 4.
Jadi tegas Norin, kepada warga penerima bantuan pangan, agar bantuan pangan ini betul betul dimanfaatkan.
” Bantuan pangan ini hanya untuk di konsumsi, tidak boleh dijual. Jadi jika ketahuan ada diantara yang menjual bantuan pangan ini, maka akan diproses hukum dan juga namanya dicoret dalam data penerima bantuan, ” tegas Norin yang dibenarkan Kasat Reskrim yang hadir pada launching Penyaluran dan Penyerahan secara simbolis Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026.
Ketika ditanya awak media ini, terkait soal adanya satu bulan yang tidak disalurkan kepada penerima bantuan sesuai keterangan dari Desi, Astri, Siska Utami dan Masniati, menurut Wakil Pimpinan Bulog Wilayah V Norin Samma, bahwa bantuan pangan untuk tahun 2026 ini memang tidak teranggarkan untuk bulan Januari.
” Jadi memang dari pusat tidak mengalokasikan anggaran untuk bulan Januari pak, kami di Bulog hanya menyalurkan bantuan yang ada,” jelas Norin sambil menambahkan bantuan pangan ini diharapkan ketersediaan pangan di masyarakat tetap terpenuhi.- Suaedy.-












