Pos Sulbar

“Keren ki Tawwa” Wajah Baru Olahraga Mamuju: Fasilitas Padel dan Pickleball Hadir di Matos

×

“Keren ki Tawwa” Wajah Baru Olahraga Mamuju: Fasilitas Padel dan Pickleball Hadir di Matos

Sebarkan artikel ini

Bugispos, Mamuju – Semangat kebangkitan olahraga di Sulawesi Barat kini memasuki babak baru. Pada Sabtu, 25 April 2026, tiga tokoh kunci olahraga daerah—Munawir Arafat, Muhammad Yusuf, dan Febrianto Wijaya—turun langsung meninjau tahap akhir pembangunan sekaligus melakukan uji coba fasilitas olahraga modern yang terletak di Lantai 3 Mall Atos (Matos).

Lantai 3 Matos kini bertransformasi menjadi pusat olahraga kekinian dengan kehadiran dua lapangan Padel dan satu lapangan Pickleball. Fasilitas ini digadang-gadang sebagai pionir pengembangan cabang olahraga modern, tidak hanya bagi warga Mamuju, tetapi juga untuk skala Sulawesi Barat.

Kehadiran sarana ini bukan sekadar penambahan infrastruktur fisik, melainkan simbol transformasi gaya hidup sehat sekaligus inkubator lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Bumi Manakarra.

Munawir Arafat, Ketua KONI Mamuju, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi besar untuk memperluas basis pembinaan olahraga.

“Ini bukan sekadar soal lapangan, melainkan investasi masa depan. Kita membuka ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi cabang olahraga baru yang memiliki potensi besar. Dengan fasilitas berstandar ini, saya optimistis Mamuju mampu melahirkan atlet yang kompetitif di level regional hingga nasional,” tegas Munawir.

Ia menambahkan bahwa KONI berkomitmen mendorong sinergi lintas cabang untuk menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan dan berorientasi prestasi.

Di sisi lain, Ketua Indonesia Pickleball Federation (IPF) Kota Mamuju, Muhammad Yusuf, melihat fasilitas ini sebagai momentum emas. Mengingat Pickleball adalah olahraga yang sedang naik daun, peluang untuk mendominasi prestasi masih sangat terbuka lebar. Karena tergolong baru, persaingan belum sepadat cabang olahraga konvensional. Mudah dimainkan oleh semua kelompok usia
dan Sosialisasi masif, pelatihan intensif, dan pembinaan usia dini.

“Target kami jelas: menjadikan Pickleball sebagai cabang andalan yang akan mengharumkan nama daerah di masa depan,” ujar Yusuf penuh optimisme.

Febrianto Wijaya, Anggota DPRD Mamuju sekaligus calon Ketua PSSI Sulawesi Barat, memberikan perspektif dari sisi promosi daerah dan sport tourism. Menurutnya, fasilitas di Matos ini memberikan citra bahwa Mamuju adalah daerah yang adaptif dan progresif.

“Padel dan Pickleball di Matos adalah daya tarik baru. Kita ingin Mamuju dikenal sebagai kota yang dinamis. Fasilitas ini harus menjadi ruang interaksi positif bagi komunitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat citra daerah,” ungkap Febrianto.

Menuju Mamuju yang Progresif
Keberadaan fasilitas olahraga modern ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya ekosistem baru di Mamuju—sebuah harmoni antara prestasi, gaya hidup sehat, dan penguatan identitas daerah.

Dengan sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan dukungan masyarakat, Mamuju kini berada di jalur yang tepat untuk menjadi pusat pertumbuhan olahraga modern di kawasan Timur Indonesia. Mamuju tidak hanya tumbuh menjadi daerah yang “keren”, tetapi juga daerah yang berprestasi dan menginspirasi.(*)