TNI Polri

Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kunci Ketahanan Pertanian di Wajo

×

Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kunci Ketahanan Pertanian di Wajo

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Wajo _ Kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan personel Koramil 1406-10/Pitumpanua bersama masyarakat Desa Bulusiwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Senin (18/5/2026), menjadi gambaran nyata pentingnya kolaborasi dalam menjaga sektor pertanian tetap berjalan baik.

Pembersihan jaringan tersier pengairan sawah yang dipimpin Sertu Karman itu bukan sekadar kegiatan rutin membersihkan saluran irigasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan dimulai dari perhatian terhadap hal-hal mendasar, seperti kelancaran distribusi air ke area persawahan warga.

Selama ini, persoalan irigasi kerap menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi petani. Saluran yang dipenuhi rumput liar, sampah, dan endapan lumpur dapat menghambat aliran air hingga berdampak pada produktivitas pertanian. Karena itu, langkah cepat yang dilakukan TNI bersama masyarakat dinilai sangat positif.

Kehadiran personel Koramil di tengah masyarakat juga memperlihatkan bahwa peran TNI tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi turut hadir membantu persoalan sosial dan kebutuhan warga, termasuk di sektor pertanian.

Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi nilai penting yang perlu terus dijaga. Di tengah perkembangan zaman, budaya kerja bersama seperti ini mulai jarang terlihat, padahal memiliki dampak besar bagi kepentingan masyarakat luas.

Sertu Karman menegaskan karya bhakti dilakukan untuk membantu masyarakat menjaga saluran irigasi sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga.

“Kalau saluran air bersih dan lancar, tentu petani juga lebih mudah memenuhi kebutuhan air sawah mereka. Ini yang ingin kita jaga bersama,” ujarnya.

Kegiatan sederhana seperti pembersihan irigasi sejatinya memiliki arti besar bagi keberlangsungan pertanian di daerah. Dengan pengairan yang baik, produktivitas sawah dapat meningkat dan pada akhirnya berdampak terhadap kesejahteraan petani.

Sinergi antara TNI dan masyarakat di Desa Bulusiwa diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam menjaga fasilitas pertanian secara bersama-sama.