BugisPos, Sinjai – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, secara resmi membuka pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 bagi seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Sinjai secara daring, Senin (13/7/2026) pagi.
Pembukaan MPLS diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai Irwan Suaib, para kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, serta perwakilan peserta didik baru dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Sinjai.
Dalam arahannya, Bupati Ratnawati menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung semangat MPLS Ramah, sejalan dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Regulasi tersebut mengamanatkan agar MPLS menjadi wahana penanaman budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru.
Bupati menekankan bahwa sudah saatnya seluruh satuan pendidikan meninggalkan paradigma lama dalam pelaksanaan MPLS. Menurutnya, tidak boleh lagi ada praktik perploncoan, kekerasan fisik maupun psikologis, pungutan liar, maupun penggunaan atribut yang tidak memiliki nilai edukatif.

“MPLS harus menjadi ruang yang menyenangkan bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, teman, serta budaya belajar yang positif. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” tegasnya.
Selama lima hari pelaksanaan MPLS, para peserta didik akan diperkenalkan pada berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari pengenalan potensi diri, pemahaman kurikulum, hingga orientasi lingkungan fisik sekolah melalui kegiatan yang kreatif, edukatif, dan bermakna.
Bupati Ratnawati juga mengajak seluruh peserta didik untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal, salah satunya dengan membiasakan budaya mappatabe’ sebagai wujud penghormatan dan kesantunan yang menjadi identitas masyarakat Sinjai.
“Selama lima hari ke depan, anak-anakku sekalian akan diperkenalkan pada potensi diri, pemahaman kurikulum, hingga orientasi lingkungan fisik sekolah secara kreatif dan bermakna. Jangan lupa tanamkan terus kebiasaan mappatabe’ sesuai adat kita di Sinjai. Semuanya diorientasikan demi membentuk karakter siswa yang tangguh di era digital namun tetap berakar pada etika,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memastikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program pemberian bantuan seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa baru jenjang SD dan SMP.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus memastikan seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses pembelajaran.
“Saya berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sarana pendidikan anak-anaknya, sehingga dapat dipastikan semua siswa baru dapat belajar lebih fokus dalam meraih prestasi yang gemilang,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap seluruh satuan pendidikan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan berkarakter, sehingga dapat mencetak generasi Sinjai yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (adv)












