BugisPos, Sinjai — Distribusi Solar Subsidi ke SPBU Alenangka Terlambat Tiga Hari, Petani dan Pengusaha Armada Keluhkan Dampaknya
SINJAI – Keterlambatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar ke SPBU 74.926.03 Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, dikeluhkan sejumlah pengguna.
Pasokan solar dilaporkan belum masuk selama tiga hari terakhir sehingga berdampak pada aktivitas usaha dan sektor pertanian.
Sejumlah pengusaha armada pengangkut material dan angkutan umum di Sinjai mengatakan keterlambatan pasokan solar mengganggu operasional kendaraannya.
Bahkan, salah satu armadanya terpaksa tidak beroperasi karena kehabisan bahan bakar.
“Sudah tiga hari tidak ada solar, sementara armada kami setiap hari harus jalan karena ada kredit bulanan.
Kemarin satu armada batal berangkat karena tidak ada BBM jenis solar,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, apabila kondisi tersebut terus berlangsung, usaha transportasi yang dijalankannya berpotensi mengalami kerugian.
Sementara itu, Pengawas SPBU Alenangka, Nurman, membenarkan bahwa selama tiga hari terakhir belum ada pengiriman solar subsidi dari pihak penyalur.
“Sudah tiga hari berturut-turut belum ada pengiriman. Biasanya setelah satu kali pengiriman, selang satu hari datang lagi. Kami setiap hari mengajukan permintaan, tetapi pengiriman bergantung pada pihak distributor,” kata Nurman saat ditemui, Rabu (22/7/2026) pukul 13.22 Wita.
Keterlambatan distribusi solar juga dikeluhkan petani dan pelaku usaha penggilingan padi. Mereka menilai kelangkaan pasokan BBM subsidi menghambat operasional mesin pertanian (alsintan) maupun aktivitas usaha yang bergantung pada solar.
Masyarakat berharap distribusi solar subsidi ke SPBU Alenangka segera kembali normal agar aktivitas transportasi, pertanian, dan usaha tidak terus terganggu. (Rasyid)













