BugisPos, Gowa – Owner Istana Mappala, Ramli Lallo, memperingati hari ulang tahunnya yang ke-58 sekaligus menandai masa purnabaktingya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gowa dengan menggelar aksi sosial bertajuk “Istana Mappala Berbagi”, Kamis (6/8/2026).
Momentum bahagia ini terasa makin berkesan karena bertepatan langsung dengan bulan berdirinya Istana Mappala. Tak hanya membagikan paket kebutuhan pokok, pada kesempatan kali ini jangkauan bantuan diperluas hingga mencakup pembangunan rumah ibadah, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pendidikan keagamaan.
”Bulan Agustus ini adalah bulan ulang tahun daripada Istana Mappala. Jadi, Istana Mappala itu memang dibangun di bulan Agustus, yang secara kebetulan bersamaan dengan hari atau tanggal kelahiran kami di bulan Agustus. Jadi, ini yang mendasari kami lakukan pembagian sedekah pada hari ini,” ujar Ramli Lallo saat memberikan sambutannya.
Ramli berharap aksi kepedulian sosial ini dapat terus dipertahankan secara berkesinambungan setiap tahunnya di saat peringatan ulang tahun Istana Mappala maupun hari lahir pribadinya.
Selain merayakan hari lahir, kegiatan ini juga dirangkaikan sebagai bentuk syukur atas berakhirnya masa pengabdian Ramli sebagai abdi negara yang memasuki purnatugas di bulan ini.
”Iya, dan yang kedua, saya laksanakan ini sebagai tanda syukur kami bahwa pada bulan ini kami telah memasuki masa pensiun. Jadi, mulai bulan ini, terhitung bulan depan kami sudah tidak masuk kantor lagi, kami sudah masuk purnabakti,” jelas Ramli.
Ia mengekspresikan rasa syukurnya dapat menuntaskan tugas sebagai ASN dalam kondisi tubuh yang sehat walafiat, sebuah nikmat yang menurutnya sangat berharga.
”Alhamdulillah, ini suatu rahmat, suatu kesyukuran yang perlu kami memang rayakan, yang patut kita syukuri karena tidak semua orang bisa memasuki masa pensiun dengan keadaan yang sehat walafiat. Mudah-mudahan Allah SWT masih tetap memberikan kesehatan yang paripurna ke depan di masa atau di saat pensiun,” tuturnya.
Bagi Ramli, kesehatan merupakan prioritas utama melebihi jabatan atau capaian apa pun dalam hidup.
”Kenapa saya selalu utamakan doa untuk sehat? Karena apa pun yang kita lakukan, jabatan apa pun yang kita pegang, kalau kita tidak sehat, tidak ada artinya. Jadi, kesehatan itu adalah segalanya, di atas segalanya,” tegas Ramli.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang berfokus pada Masjid An-Nisa Mappala, kegiatan “Istana Mappala Berbagi” kali ini memperluas alokasi bantuan ke sejumlah titik penyerahan baru.
”Kalau sebelumnya kami hanya memberikan kepada Masjid An-Nisa Mappala bantuan, alhamdulillah untuk pembagian kali ini kami juga bisa membantu Masjid Baitul Sa’idah di Tetebatu. Saya lihat kalau lewat, pembangunannya masih sementara berjalan, bahkan apa berhenti pembangunannya karena mungkin persoalan dana,” terangnya.
Dalam aksi sosial ini, Istana Mappala menyalurkan bantuan dana senilai Rp5 juta untuk Masjid Baitul Sa’idah dan Rp5 juta untuk Masjid An-Nisa Mappala guna mendukung kelanjutan proses pembangunan.
Tidak hanya sektor rumah ibadah, bantuan juga diberikan kepada Majelis Taklim An-Nisa Al-Ihsan di Tetebatu sebesar Rp1 juta untuk memotivasi kegiatan keagamaan masyarakat. Selain itu, Forum Keluarga Balaparang (FKDP) menerima bantuan Rp1 juta guna menyokong kegiatan positif kemasyarakatan, khususnya menyambut peringatan HUT ke-81 RI.
Sektor pendidikan anak turut tersentuh melalui penyerahan bantuan dana sebesar Rp1 juta kepada TK/TPA di Lingkungan Mappala. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi manusia yang berguna bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.(din)













