BugisPos, Selayar, – Seorang nelayan asal Kabupaten Takalar, Ansar Dg. Tuppu, dilaporkan hilang setelah pergi memancing di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Selayar. Laporan mengenai hilangnya korban diterima Polsek Bontomatene Polres Kepulauan Selayar pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Laporan tersebut disampaikan Daeng Beta, seorang nelayan asal Dusun Jamaran, Desa Bontolebang, Kabupaten Takalar, yang merupakan kerabat kerja korban. Dalam laporan itu disebutkan, korban berdomisili di Desa Tamalate, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar
Ansar Dg. Tuppu diketahui berangkat memancing pada Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 15.00 WITA dari Pantai Dusun Polong, Desa Bungaiya. Korban menggunakan perahu fiber jenis jarangka berwarna biru dengan bagian bawah berwarna putih, dilengkapi tenda berwarna hijau serta menggunakan semang.
Korban dijadwalkan kembali pada Selasa, 18 Agustus 2026. Namun hingga laporan diterima pada Rabu, 19 Agustus 2026, korban belum kembali dan tidak diketahui keberadaannya.
Keluarga dan rekan korban telah melakukan pencarian di sejumlah lokasi serta menanyakan keberadaan korban kepada rekan-rekan pemancing lainnya. Namun, upaya tersebut belum menemukan keberadaan korban.
Berdasarkan laporan yang diterima polisi, korban diperkirakan berada di sekitar wilayah rompong, mulai dari Kelurahan Batangmata hingga Desa Bungaiya. Kondisi cuaca buruk dan gelombang besar juga menjadi salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan belum kembalinya korban.
Korban diketahui membawa telepon seluler dengan nomor 085757231108. Istri korban, Kartina, terakhir kali berkomunikasi dengan korban pada Selasa malam melalui sambungan telepon maupun WhatsApp.
Kapolsek Bontomatene Polres Kepulauan Selayar AKP Arif Rahman, S.E., mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membantu proses pencarian.
“Ini masih merupakan laporan awal. Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membantu melakukan penelusuran dan pencarian terhadap korban. Kami juga mengharapkan dukungan masyarakat, khususnya para nelayan dan pemancing yang mungkin mengetahui informasi mengenai keberadaan korban,” ujar AKP Arif Rahman
Kapolsek mengimbau masyarakat maupun pihak terkait yang mengetahui informasi mengenai keberadaan korban atau menemukan perahu dengan ciri-ciri sebagaimana dilaporkan agar segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian.
“Kami meminta bantuan masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk segera melaporkan apabila mengetahui keberadaan korban atau menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan korban. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam upaya pencarian ini,” katanya.
Informasi mengenai keberadaan korban dapat disampaikan kepada Polsek Bontomatene, Polres Kepulauan Selayar, atau melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.
Polres Kepulauan Selayar bersama jajaran dan pihak terkait akan terus melakukan koordinasi serta memantau perkembangan pencarian terhadap korban.




br






br
br






br
br
br