Wajo

Festival Danau Tempe 2026 Resmi Dibuka, Pemkab Wajo Dorong Budaya dan Ekonomi Daerah

×

Festival Danau Tempe 2026 Resmi Dibuka, Pemkab Wajo Dorong Budaya dan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Wajo – Bupati Wajo Andi Rosman resmi membuka Festival Danau Tempe (FDT) 2026 di Lapangan Merdeka Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Rabu (23/9/2026) malam.

Pembukaan festival turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo Fatmawati Amin, Wakil Bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin, serta Wakil Ketua Tim PKK Wajo Andi Hidayati Burhanuddin.

Advertisement

Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan juga hadir, di antaranya Sufriadi Arif, Sultan Tajang, dan Suriadi Bohari.

Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Wajo. Kapolres Wajo diwakili Kabag Log AKP Chandra Said Nur, Dandim Letkol Inf Hariyanto, Ketua Firmansyah Perkesi, sejumlah anggota DPRD Wajo, pimpinan instansi vertikal, serta pimpinan BUMN dan BUMD se-Kabupaten Wajo.

Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel Andi Mirna turut membuka secara resmi Festival Danau Tempe 2026.

Dalam sambutannya, Andi Mirna menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas terselenggaranya festival tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi mengapresiasi festival ini sebab menjadi wadah dalam memperkenalkan budaya serta momentum mengangkat semangat dan identitas budaya Kabupaten Wajo,” ujar Andi Mirna.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen mendukung Festival Danau Tempe agar dapat masuk dalam kalender event nasional Kementerian Pariwisata.

“Selanjutnya kami dorong bagaimana Festival Danau Tempe menjadi event nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Wajo Andi Rosman mengatakan Festival Danau Tempe tidak sekadar menjadi ajang hiburan dan perayaan budaya.

Menurut dia, festival tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Wajo kepada masyarakat yang lebih luas.

“Festival Danau Tempe hadir sebagai wadah untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta memperluas promosi pariwisata daerah,” kata Andi Rosman.

Festival Danau Tempe 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 23 September hingga 5 Oktober 2026.

Beragam kegiatan disiapkan dalam rangkaian festival tersebut, mulai dari kegiatan budaya, keagamaan, olahraga, ekonomi kreatif hingga hiburan rakyat.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah Manre Sipulung yang akan melibatkan sekitar 15.000 petani.

Andi Rosman menyebut kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para petani yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Salah satu kegiatan yang sangat istimewa adalah Manre Sipulung bersama 15.000 petani, para pejuang pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah,” ungkapnya.

Pemkab Wajo juga berencana mengundang Menteri Pertanian Republik Indonesia dalam kegiatan tersebut.

“Kita akan mengundang Bapak Menteri Pertanian Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para petani yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Wajo dan Indonesia,” sambungnya.

Andi Rosman menegaskan penyelenggaraan Festival Danau Tempe 2026 merupakan hasil kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan festival.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil,” tuturnya.

Secara khusus, Andi Rosman memberikan apresiasi kepada Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras, Ketua HIPMI Sulsel Andi Amar Maruf Sulaiman, Kadin Kabupaten Wajo, HIPMI Kabupaten Wajo, Karang Taruna Kabupaten Wajo, berbagai organisasi kepemudaan, serta Ikatan Alumni SMAN 2 Sengkang–SMAN 3 Wajo.

“Secara khusus, saya memberikan apresiasi kepada Ketua Kadin Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras, Ketua HIPMI Sulsel Andi Amar Maruf Sulaiman, Kadin Kabupaten Wajo, HIPMI Kabupaten Wajo, Karang Taruna Kabupaten Wajo, berbagai Organisasi Kepemudaan, serta Ikatan Alumni SMAN 2 Sengkang–SMAN 3 Wajo,” tutup Andi Rosman. (adv)

br
brbr
brbrbr