WAJO, BUGISPOS.com – Komandan Kodim (Dandim) 1406/Wajo Letkol Inf Harianto menghadiri kegiatan Tudang Sipulung Tingkat Kabupaten Wajo Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Lapabbesi, Kelurahan Paria, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Direktur Jenderal Hortikultura Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., Bupati Wajo H. Andi Rosman, S.Sos., M.M., Wakil Bupati Wajo Dr. H. Baso Rahmanuddin Makkarakka, M.M., M.Kes., serta Dandim 1406/Wajo Letkol Inf Harianto.
Hadir pula Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya, Kepala Kejaksaan Negeri Wajo Rio Aditya Arifiansyah, dan Ketua Pengadilan Negeri Sengkang Dr. Ilham.
Kegiatan ini juga diikuti jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Wajo, para camat, kepala desa dan lurah, kelompok gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Perkuat Koordinasi Pembangunan
Tudang Sipulung merupakan tradisi masyarakat Bugis yang menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, bertukar pandangan, dan membahas berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan bersama.
Dalam konteks pembangunan daerah, forum tersebut memiliki peran penting sebagai ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menyelaraskan program serta mendorong partisipasi berbagai pihak.
Keterlibatan kelompok tani dan pemangku kepentingan di sektor pertanian juga menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi guna mendukung produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Kehadiran Dandim 1406/Wajo dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan TNI terhadap upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui sinergi yang berkelanjutan, berbagai program pembangunan di Kabupaten Wajo diharapkan dapat berjalan lebih optimal, sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Forum Tudang Sipulung juga diharapkan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, kelompok tani, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah. (rs)




br






br
br






br
br
br