Gowa

SMA 10 Gowa Dominasi Latihan KKRI 2026, Kirim 116 Pelajar

×

SMA 10 Gowa Dominasi Latihan KKRI 2026, Kirim 116 Pelajar

Sebarkan artikel ini
SMA 10 Gowa menjadi sekolah dengan jumlah peserta terbanyak dalam Latihan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia Tingkat I Tahun 2026

BugisPos, Gowa – SMA 10 Gowa menjadi sekolah dengan jumlah peserta terbanyak dalam Latihan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tingkat I Tahun 2026 di Rindam XIV/Hasanuddin. Sekolah tersebut mengirimkan 116 pelajar dari total 290 peserta yang berasal dari lima SMA di Kabupaten Gowa.

Pembukaan latihan bela negara tersebut berlangsung pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, hingga Minggu (25/10/2026), dengan fokus pada penguatan nilai-nilai kebangsaan dan kesadaran bela negara di kalangan pelajar.

Advertisement

Selain SMA 10 Gowa, empat sekolah lainnya turut berpartisipasi. SMA 21 Gowa mengirimkan 64 siswa, SMA 8 Gowa sebanyak 50 siswa, SMA 14 Gowa sebanyak 38 siswa, dan SMA 1 Gowa sebanyak 22 siswa.

Kepala Pusat Bela Negara Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, secara resmi membuka latihan tersebut.

Dalam amanat Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan RI, ia menekankan pentingnya pembinaan kesadaran bela negara di lingkungan pendidikan.

“Pembinaan kesadaran bela negara di lingkup pendidikan merupakan instrumen strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter kebangsaan, tangguh, adaptif, dan siap menghadapi ancaman yang semakin kompleks dan dinamis menuju Indonesia Emas 2045,” demikian amanat yang disampaikan dalam pembukaan kegiatan.

Parluhutan juga menegaskan bahwa bela negara tidak hanya berkaitan dengan kesiapan menghadapi ancaman fisik. Generasi muda, menurut amanat tersebut, juga perlu memahami ancaman nonfisik yang berkembang melalui ruang informasi dan ruang digital.

Salah satu tantangan yang disoroti adalah cognitive warfare, yakni upaya memengaruhi pola pikir, persepsi, dan pengambilan keputusan masyarakat melalui manipulasi opini, disinformasi, serta eksploitasi algoritma media digital.

Melalui latihan KKRI, para peserta diharapkan memahami lima nilai dasar bela negara, yaitu cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kesiapan awal bela negara.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar memiliki karakter kebangsaan dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi ketahanan bangsa.(dzl)

br
brbr
brbrbr