Sidrap

BNNK Sidrap Gelar Pelatihan Rehabilitasi Dasar Napza, Perkuat ki Layanan Pemulihan Penyalahguna Narkoba

53
×

BNNK Sidrap Gelar Pelatihan Rehabilitasi Dasar Napza, Perkuat ki Layanan Pemulihan Penyalahguna Narkoba

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Sidrap – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Pelatihan Layanan Rehabilitasi Dasar Napza Tahun 2026 di Aula Institut Teknologi dan Kesehatan (ITKES) Muhammadiyah Sidrap, Jalan Andi Abu Bakar, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan Kombes Pol. Drs. Agung Prabowo dan dihadiri Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, Kepala BNNK Sidrap Syahril Said, Kasdim 1420 Sidrap Mayor Inf. Wahyudi, serta Kapolres Sidrap yang diwakili Kasat Intel Iptu Andi Aswar.

Turut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sidrap Muhammad Asrul, Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, Rektor ITKES Muhammadiyah Sidrap Muhammad Tahir, Ketua Aisyiyah Sidrap beserta jajaran pengurus, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala BNNP Sulsel Agung Prabowo menyampaikan pelatihan rehabilitasi dasar ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas dalam menangani klien penyalahguna narkoba.

“Pelatihan ini bertujuan memperkuat pemahaman petugas terkait dasar adiksi, asesmen, konseling dasar, intervensi psikososial, hingga mekanisme rujukan dan monitoring klien. Dengan demikian, layanan rehabilitasi dapat berjalan sesuai standar pelayanan minimal dan prinsip pemulihan yang berorientasi pada klien,” jelasnya.

Ia menambahkan, permasalahan penyalahgunaan narkoba masih menjadi tantangan serius, termasuk di Sulawesi Selatan. Dampaknya tidak hanya pada aspek hukum dan kesehatan, tetapi juga menyentuh dimensi sosial, keluarga, ekonomi, serta kualitas sumber daya manusia.

“Oleh karena itu, penanganan narkoba tidak cukup hanya dengan penindakan hukum. Harus diimbangi dengan penguatan layanan rehabilitasi yang humanis, profesional, dan berkelanjutan. Di sinilah peran strategis fasilitas layanan kesehatan dan lembaga berbasis masyarakat, seperti Klinik Aisyiyah Sidrap,” tambahnya.

Agung Prabowo berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan tidak sekadar bersifat seremonial.

Sementara itu, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi kepada BNNP Sulsel atas perhatian terhadap upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Sidrap.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menekan dan mengurangi tingkat penyalahgunaan narkoba. Penanganannya tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga pencegahan dan pendekatan rehabilitatif,” ujar Syaharuddin.

Ia melanjutkan, Pemkab Sidrap terus mendorong pendekatan pencegahan yang komprehensif, termasuk melalui pendekatan religius dan penguatan nilai-nilai moral di tengah masyarakat.

Dengan pelatihan ini, diharapkan kualitas layanan rehabilitasi Napza di Kabupaten Sidrap semakin meningkat dan mampu memberikan pendampingan yang efektif bagi penyalahguna narkoba menuju pemulihan yang berkelanjutan.
(*/SM)