WAJO, BUGISPOS.com — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, A. Fakhrul Rijal, menginisiasi pertemuan bersama Forum Komunikasi Pengembang Developer Kabupaten Wajo untuk membahas pengelolaan lingkungan hidup, khususnya persoalan sampah di kawasan perumahan.

Pertemuan yang digelar di Kantor DLH Wajo, Kamis (26/3), dihadiri Ketua Forum Komunikasi Pengembang Developer Kabupaten Wajo, Asrul Sani, bersama sejumlah pengembang perumahan. Rombongan diterima langsung oleh Kepala DLH didampingi jajaran pejabat lingkup dinas.
Asrul Sani menyambut baik inisiatif tersebut dan mengapresiasi langkah DLH yang membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan pihak developer.
Dalam pertemuan itu, Fakhrul Rijal menegaskan bahwa DLH memiliki tanggung jawab besar dalam mitigasi dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Namun, ia mengakui masih terdapat berbagai kendala, terutama keterbatasan anggaran operasional, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana.
“Perkembangan perumahan di Kabupaten Wajo sangat cepat, sementara dukungan anggaran tidak sebanding. Kondisi ini membuat pelayanan belum maksimal,” kata Fakhrul.
Ia menambahkan, setiap pembangunan perumahan berpotensi meningkatkan volume sampah. Jika tidak ditangani sejak awal, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, termasuk menurunnya kualitas lingkungan dan udara.
“Di mana ada perumahan baru, di situ pasti muncul persoalan sampah. Kalau tidak dikelola dengan baik, lingkungan bisa menjadi kotor dan kualitas udara terganggu,” ujarnya.
Karena itu, DLH mendorong keterlibatan aktif pihak developer dalam mengelola sampah secara mandiri di kawasan perumahan masing-masing.
Diskusi berlangsung terbuka dan produktif. Dalam pertemuan tersebut, para developer menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Ke depan, setiap pengembang perumahan di Kabupaten Wajo diharapkan menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap lingkungan dan upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan.












