BugisPos, Sinjai – Respons cepat ditunjukkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai yang baru, Andi Baso Mangunrawa, S.E. Ia bergerak cepat ke Dusun Tassoso, Desa Gunung Perak, Kecamatan Sinjai Barat, Jumat (25/09/2026).
Langkah ini dilakukan setelah kisah pilu Sahira (5), balita yang ditinggal ibu selamanya dan kini hidup bersama ayahnya Batoeng di gubuk tanpa listrik, viral di media sosial.
Di ketinggian 1.200 Mdpl lereng Gunung Bawakaraeng yang sulit akses, Andi Baso melihat langsung kondisi gubuk reyot tempat Sahira dan ayahnya tinggal. Tanpa listrik, tanpa fasilitas layak.
“Kami sudah menerima laporan dan langsung turun. Ini menjadi atensi khusus kami,” ujar Andi Baso
Ia menambahkan, pihaknya tidak hanya melakukan asesmen, tapi juga langsung menyalurkan bantuan.
“Kami juga menyerahkan bantuan logistik berupa kasur, tenda, selimut dan makanan siap saji,” tegasnya.
Saat ini, Dinsos Sinjai tengah menginventarisir kebutuhan mendesak Sahira lainnya, mulai dari asesmen untuk masuk DTKS, hingga koordinasi dengan Dukcapil terkait kelengkapan data KTP dan Kartu Keluarga orang tua Sahira yang sementara sedang dikoordinasikan.
Sebelumnya, keluarga Batoeng bahkan harus menggalang donasi warga untuk perlengkapan jenazah istrinya, Almarhumah Banong, karena keterbatasan ekonomi.
Rasyid




br






br
br






br
br
br