Breaking News

Halal Bihalal Keluarga Petta Jinnirala La Potji, Jinnirala Gilireng: Mempererat Tali Silaturahmi dan Menjaga Warisan Luhur

×

Halal Bihalal Keluarga Petta Jinnirala La Potji, Jinnirala Gilireng: Mempererat Tali Silaturahmi dan Menjaga Warisan Luhur

Sebarkan artikel ini

WAJO, BUGISPOS.com _ Untuk mempererat hubungan antar keluarga dan menjaga semangat kekeluargaan yang telah turun-temurun, Rumpun Keluarga Besar Petta Jinnirala La Potji, Jinnirala Gilireng menggelar acara Halal Bihalal yang berlangsung pada Senin, 23 Maret 2026 di Aula Lampulung Atakkae, Sengkang. Mengusung tema “Dengan Halal Bihalal Kita Pererat Assisumpungeng Loloe dengan Prinsip Mali Siparappe, Rebba Sipatokkong Malilu Sipakainge”, acara ini menjadi momen penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah keluarga besar yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Malaysia dan Singapura.

Ketua Panitia, A. Ibnu Munzir AS, dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota keluarga dan menjadi wadah untuk saling memaafkan, serta meningkatkan komunikasi antar generasi. “Halal bihalal ini juga sebagai simbol semangat kebersamaan dan kesatuan di antara keluarga besar Petta Jinnirala yang telah lama terjaga,” ujarnya.

Petta Jinnirala La Potji, sosok yang memiliki sejarah panjang dalam keluarga ini, dikenal memiliki 23 anak dari 17 istri. Bahkan, keluarga besar ini sudah sampai pada generasi ketujuh. Sebagai bagian dari keluarga besar ini, Drs. Andi Tenriliweng, mewakili rumpun keluarga sebagai generasi ketiga, memberikan sambutan yang penuh makna, yang sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Prof. Andi Salman Maggalatung, Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia dan Dosen UIN yang hadir sebagai pembawa hikmah.

Dalam sambutannya, Drs. Andi Tenriliweng mengingatkan bahwa keluarga ini merupakan keturunan ke-10 dari La Tadampare Puang Ri Maggalatung, Arung Matoa Wajo ke-4, dan keturunan ke-4 dari La Maddukelleng Arung Peneki, Sultan Pasir, Arung Matoa Wajo ke-31. “Sebagai Jinnirala yang berkedudukan di Gilireng pada masa pemerintahan Arung Wajo ke-41, La Koro Batara Wajo, Petta Jinnirala dikenal sebagai sosok yang bijaksana, kharismatik, warani, macca, manggenteng, melempu, dan dihormati,” ujarnya.

Lebih lanjut, Drs. Andi Tenriliweng menambahkan bahwa acara ini juga menjadi momen penting untuk mengingat kembali nilai-nilai kekeluargaan yang telah diwariskan turun-temurun. “Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat mempererat hubungan antar generasi dan menjadi teladan bagi generasi muda untuk meneruskan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur kita,” ujarnya.

Halal bihalal ini tidak hanya sekadar acara formal, namun juga menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan kekeluargaan adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan penuh kasih. Semangat ini juga diharapkan dapat terus diperkuat, mempererat tali silaturahmi antar anggota keluarga besar Petta Jinnirala La Potji, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan rasa memiliki yang semakin erat di antara generasi penerus keluarga besar ini.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Andi Syahrir Andi Mangnga, Pensiunan Peneliti Utama Geologi ITB; Andi Haerani, Jaksa muda Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Selatan; Andi Ayoga Fadel Akbar, Anggota DPRD termuda Provinsi Sulsel; Andi Sofyan Nawir, Anggota DPRD Kabupaten Pinrang; Andi Pawelloi Nawir, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang; dan Hj. Andi Indrawati, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar. Acara ini juga turut dihadiri secara daring oleh Andi Alias, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Muaro Jambi.

Dengan antusiasme yang tinggi 600 peserta, Halal Bihalal yabg hadir dan berhasil mempererat tali silaturahmi di antara keluarga besar Petta Jinnirala La Potji dan semakin memperkuat ikatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.