BugisPos, Sinjai — Ada angin segar bagi warga Desa Palae, Kecamatan Sinjai Selatan, yang selama 9 tahun belum pernah menikmati air bersih dari PDAM.
Setelah pemberitaan BugisPos tentang krisis air bersih di Palae viral di media sosial, Kepala Desa Talle, Ir. Abdul Rajab, NLP langsung bergerak. Ia melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Sinjai untuk membahas sumber air baku PDAM.
Seperti diketahui, Desa Talle dan Desa Palae merupakan desa bertetangga. Saat ini, Desa Talle telah menikmati aliran air bersih dari PDAM yang bersumber dari air baku Balangtieng. Sementara Desa Palae hingga kini masih mengandalkan sumur yang mulai menipis, terutama di musim kemarau.
“Kami membahas soal pemerataan dan perluasan jaringan air bersih, khususnya untuk wilayah Sinjai Selatan,” ujar Kades Talle Ir. Abdul Rajab.
Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu masuk agar jaringan PDAM Tirta Sinjai Bersatu bisa diperluas hingga ke Desa Palae, termasuk jalur poros Langcibung – Ajucoloe dan Dusun Caboro yang selama ini dikeluhkan warga.
Salah seorang warga Palae yang dihubungi BugisPos mengaku sangat berharap.
“Kami di Palae sangat berharap, karena Talle yang di sebelah sudah ada PDAM, semoga Palae segera menyusul,” ujarnya.
Dengan adanya audiensi ini, warga menaruh harapan besar kepada Pemkab Sinjai dan PDAM Tirta Sinjai Bersatu untuk segera merealisasikan pemerataan air bersih.
BugisPos akan terus mengawal aspirasi warga Desa Palae hingga ada kepastian jawaban dari pihak terkait.




br






br
br






br
br
br