Wajo

HIPMI Wajo Optimistis WARE 2026 Dongkrak Daya Saing UMKM Lokal

158
×

HIPMI Wajo Optimistis WARE 2026 Dongkrak Daya Saing UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini

WAJO, BUGISPOS.com – Ketua BPC HIPMI Wajo, Syamsul Riadi, menilai pembukaan Wajo Ramadhan Expo (WARE) 2026 oleh Bupati Wajo, Andi Rosman, di Lapangan Merdeka Sengkang, Minggu (22/2/2026) sore, sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah.

Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Andi Rosman itu turut dihadiri Wakil Bupati dr Baso Rahmanuddin, Ketua KADIN Wajo Darmawan Sanusi, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati area expo.

Menurut Syamsul, WARE 2026 bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan ruang strategis bagi pelaku usaha muda untuk naik kelas dan memperluas jejaring bisnis.

“HIPMI melihat WARE ini sebagai momentum kebangkitan UMKM dan pengusaha muda Wajo. Ramadan menghadirkan peningkatan transaksi dan perputaran uang di masyarakat. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Wajo yang konsisten menjadikan sektor UMKM sebagai prioritas pembangunan ekonomi daerah. Bagi HIPMI, keberpihakan terhadap pelaku usaha lokal menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi.

Syamsul menjelaskan, WARE 2026 menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pameran produk UMKM, edukasi kewirausahaan, pelatihan bisnis, hingga forum interaksi dan silaturahmi lintas komunitas.

“Pameran UMKM, edukasi, pelatihan bisnis serta interaksi dan ajang silaturahmi bagi semua kalangan. Kami ingin pengusaha muda tidak hanya berjualan, tetapi juga belajar manajemen usaha, pemasaran digital, dan penguatan branding,” tegasnya.

Ia menambahkan, HIPMI Wajo siap bersinergi dengan KADIN dan pemerintah daerah untuk mendorong transformasi pelaku UMKM agar lebih adaptif terhadap perkembangan pasar, termasuk pemanfaatan platform digital.

“Kolaborasi adalah kunci. Kalau pemerintah, organisasi pengusaha, dan komunitas bergerak bersama, maka cita-cita menjadikan Wajo sebagai pusat ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan bukan hal yang mustahil,” katanya.

Syamsul berharap Wajo Ramadhan Expo dapat terus menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan dan menghadirkan dampak nyata bagi peningkatan omzet pelaku usaha lokal.

“Semangat ‘Yassiwajori’ harus diwujudkan dalam kerja nyata dan kolaborasi. HIPMI siap berada di garda depan mendorong pengusaha muda Wajo lebih kompetitif dan berdaya saing,” pungkasnya.