Makassar

Ini baru Ketua RT 04/RW 08 Tauwwa Daeng Baji Salurkan Bantuan Beras dari Gaji Pertamanya

×

Ini baru Ketua RT 04/RW 08 Tauwwa Daeng Baji Salurkan Bantuan Beras dari Gaji Pertamanya

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Makassar — Menjelang akhir bulan suci Ramadhan, pencairan gaji pertama RT/RW tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional. Sebaliknya, di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, gaji pertama tersebut justru menjadi pemicu aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat,Rabu Tanggal (18/03/2026).

 

Ketua RT 004 RW 008, Sri Arsanti, yang akrab disapa Daeng Baji (DB), mengambil inisiatif menyalurkan bantuan beras kepada warga kurang mampu, khususnya janda dan lanjut usia (lansia). Langkah ini menunjukkan bahwa peran RT tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial di tingkat lingkungan.

 

Sisihkan Gaji Pertama untuk Warga Membutuhkan

 

Daeng Baji menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari sebagian Gaji Pertama RT/RW yang baru saja dicairkan menjelang akhir Ramadhan. Dengan demikian, bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian kepada warga yang membutuhkan.

 

“Ini adalah bentuk perhatian kami kepada warga. Apalagi di bulan Ramadhan, sudah sepatutnya kita saling berbagi. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral sebagai pemimpin wilayah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

 

Warga Sambut Positif dan Merasa Terbantu

 

Sementara itu, para penerima bantuan mengaku sangat terbantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain itu, aksi ini juga memperkuat hubungan sosial antara pengurus RT dan warga.

 

Oleh karena itu, kehadiran RT tidak hanya dirasakan dalam urusan administrasi, tetapi juga dalam aspek kemanusiaan dan solidaritas sosial.

 

Momentum Ramadhan Perkuat Solidaritas Sosial

 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi RT/RW lainnya untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong. Di sisi lain, Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan pengurus lingkungan melalui aksi nyata, bukan sekadar simbolis.

 

Dengan adanya kegiatan seperti ini, nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus terjaga dan berkembang.