Headline

“Itani Matu”, PORSENIJAR PGRI Sulsel di Sidrap, Terbaik di Indonesia

2928
×

“Itani Matu”, PORSENIJAR PGRI Sulsel di Sidrap, Terbaik di Indonesia

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Makassar – Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada 1–5 Juli 2026 dipastikan akan menjadi event terbaik dan terbesar di Sulsel bahkan Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris PGRI Sulsel Dr. Abdi, S.Pd.,M.Pd usai rapat pengurus PGRI Sulsel, Minggu (25/1/2026).

Dr. Abdi, menyampaikan bahwa pernyataan ini terungkap saat melakukan audiensi dengan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif beberapa waktu lalu saat mendampingi Ketua PGRI Sulsel.

Mengulang pernyataan Bupati Sidrap, Abdi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap telah berkomitmen menjadikan PORSENIJAR PGRI Sulsel 2026 sebagai pelaksanaan terbaik, tidak hanya di tingkat provinsi Sulsel, tetapi juga di tingkat nasional.

“Bahkan untuk memaksimalkan kemeriahan ajang PORSENIJAR ini, Pak Bupati akan menyelenggarakan acara pembukaan selama 2 hari, jadi acara pembukaan itu sendiri selama sehari dan defile peserta di hari berikutnya. Ini bermaksud, agar para peserta dari berbagai kabupaten di Sulsel dapat menikmati ajang para pahlawan tanpa tanda jasa ini,” ucapnya.

“Apalagi, dari segi geografis Kabupaten Sidrap yang berada di tengah-tengah provinsi Sulawesi Selatan sangat memungkinkan bagi para penggembira dan pendukung atlit untuk hadir meramaikan PORSENIJAR di Sidrap,” tambah Dr Abdi.

“Kita lihat nanti (ta-ita ni matu: bugis-red),” pungkasnya.

4.270 Atlit Ikuti PORSENIJAR untuk 9 Cabor dan Seni

Sebanyak 4.270 orang atlit dari 24 kabupaten kota akan bertanding memperebutkan piala bergilir PGRI Sulsel. Para atlit yang bertanding akan mengikuti sembilan cabang olahraga dan seni serta dua cabang pembelajaran.

Ini disampaikan oleh Ketua Biro Olahraga PGRI Sulsel, Drs. Suriadi, M.Pd. dalam keterangan persnya usai mengikuti rapat pengurus PGRI Sulsel yang dipimpin langsung Ketua PGRI Sulsel Prof Hasnawi Haris dan dihadiri oleh Wakil Ketua Prof Muhlis Madani yang juga Ketua Panitia PORSENIJAR, Sekretaris Dr. Abdi, Bendahara Hendriati Sabir dan Ketua Biro Humas Dr Yahya Mustafa.

Suriadi menyebutkan bahwa sembilan cabang olahraga yang akan dipertandingkan tersebut adalah bulutangkis putra putri, catur putra putri, futsal Putra, tenis meja putra putri, tenis lapangan putra, sepak takraw putra, bola voli putra putri, petanque, dan pickleball.

Ia juga menambahkan bahwa peserta PORSENIJAR berasal dari kalangan guru TK dan sederajat, guru SD dan sederajat, guru SMP dan sederajat, serta guru SMA sederajat se-Sulawesi Selatan.

Ia menambahkan, dari 4.270 atlit dan official yang akan berlaga di ajang Porsenijar, jumlah tersebut belum termasuk penggembira yang diperkirakan mencapai ribuan orang dari setiap daerah.

Terkait akomodasi atlet, Suriadi memastikan tidak ada kendala berarti. Pemerintah daerah telah menyiapkan rumah warga sebagai tempat penginapan bagi atlet dan ofisial.
Untuk mematangkan persiapan, lanjut Suriadi, sejumlah agenda akan dilaksanakan ke depan. Di antaranya penyusunan pedoman pelaksanaan kegiatan, serta rapat pemantapan dan rapat pleno diperluas yang akan dihadiri seluruh ketua dan sekretaris PGRI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan pada 7 Februari 2026.

Ia memprediksi pertandingan olahraga yang memperebutkan Piala Bergilir akan berlangsung lebih seru dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mengingat tingginya antusiasme peserta dari seluruh daerah untuk menyukseskan PORSENIJAR PGRI Sulsel 2026 di Kabupaten Sidrap.

Terpisah, Ketua Bidang Pengembangan Seni dan Budaya PGRI Sulsel, Yosia Timbonga, S.S., saat dikonfirmasi secara umum menyebutkan sedikitnya sembilan cabang seni akan dipertandingkan. Cabang tersebut meliputi paduan suara, vocal group, menyanyi solo putra–putri, pengucapan Ikrar Guru Indonesia, tari tunggal, tari kreasi grup, melukis, mendongeng, serta stand up comedy.

Khusus untuk cabang paduan suara, sebut Yosia Timbonga, setiap kabupaten/kota diwakili oleh satu kelompok yang terdiri atas 20 penyanyi dan satu dirigen. Setiap kelompok membawakan tiga lagu secara berturut-turut, yakni Mars PGRI ciptaan R. Basuki, Hymne PGRI ciptaan Dana Setra sesuai AD/ART PGRI Masa Bakti XXIII Tahun 2024–2029, serta satu lagu pilihan daerah Sulawesi Selatan.

Adapun lagu daerah yang dapat dipilih antara lain Sulawesi Parasanganta ciptaan B. Mandjia, Tulolonna Sulawesi ciptaan Arsyad Basirdan dan Aminulla Rewa, Sara Hao ciptaan Hasan Pulu, Tana Ogi Wanuakku ciptaan Anci Harieci, To Mepare ciptaan J.K. Parantean, serta Sarira Parerung ciptaan Wia Salurapa.

Aransemen lagu diusahakan sendiri oleh masing-masing kelompok paduan suara dan diserahkan dalam bentuk notasi angka paling lambat 10 hari sebelum pelaksanaan PORSENIJAR.

Penampilan dilakukan secara acapella dengan mengenakan Batik PGRI Kusuma Bangsa, dengan durasi maksimal 15 menit.

Sementara itu, cabang vocal group diikuti oleh satu kelompok dari setiap kabupaten/kota dengan jumlah tujuh orang. Peserta membawakan satu lagu wajib nasional dan satu lagu daerah Nusantara dengan iringan alat musik non-elektrik.

Untuk cabang menyanyi solo, setiap kabupaten/kota mengirimkan satu penyanyi putra dan satu penyanyi putri. Masing-masing peserta membawakan satu lagu wajib dan satu lagu pilihan dengan durasi penampilan maksimal 12 menit.

Adapun lagu wajib putra meliputi Negeriku ciptaan Chrisye atau Rumah Kita ciptaan Ahmad Albar. Sementara lagu wajib putri, peserta memilih Burung Camar ciptaan Vina Panduwinata atau Bunda ciptaan Melly Goeslaw.

Adapun lagu pilihan, baik putra maupun putri, yakni Bendera ciptaan Cokelat, Cintaku ciptaan Chrisye, atau Jatuh Cinta ciptaan Titiek Puspa.

Sedangkan ketentuan teknis untuk cabang pengucapan Ikrar Guru Indonesia, tari tunggal, tari kreasi, melukis, mendongeng, dan stand up comedy mengacu pada peraturan yang telah diberlakukan pada PORSENIJAR Tahun 2023 di Kabupaten Soppeng.

Untuk cabang pembelajaran akan mempertandingkan dua cabang lomba yaitu Cabang Pembelajaran dan MTQ.

Sebagai informasi tambahan, pada PORSENIJAR di Sidrap tahun ini, mempertandingkan 9 Cabor dan seni serta 2 cabang pembelajaran dibandingkan pada PORSENI PGRI 2023 di Soppeng yang hanya mempertandingkan 8 Cabor dan seni.

Diketahui pada pagelaran PORSENI PGRI di Soppeng, PGRI Kota Makassar menyabet gelar juara umum, patut untuk kita nantikan apakah PGRI Kota Makassar dapat mempertahankan gelarnya ataukah ada PGRI kabupaten kota lain yang akan merebutnya.