WAJO, BUGISPOS.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 1406/Wajo menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah, Selasa (27/1/2026), bertempat di Masjid Al Ikhlas Makodim 1406/Wajo, Jalan Kejaksaan No. 55, Kelurahan Bulupabbulu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.
Peringatan hari besar keagamaan ini mengusung tema “Isra Mi’raj dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan komitmen Kodim 1406/Wajo dalam membangun kualitas prajurit tidak hanya dari aspek profesionalisme, tetapi juga dari sisi mental dan spiritual.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh Kasdim 1406/Wajo Mayor Inf Askar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Kodim 1406/Wajo Ibu Tia Harianto, para Perwira Staf, Danramil jajaran, Bintara, Tamtama, PNS Kodim 1406/Wajo, serta anggota Persit KCK Cabang XXIV.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana religius dan menjadi pengingat pentingnya nilai-nilai keimanan dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam sambutannya, Mayor Inf Askar menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum strategis untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus sarana introspeksi diri bagi seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim 1406/Wajo.
“Peringatan Isra Mi’raj ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat moral dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI,” tegasnya.
Ceramah Isra Mi’raj disampaikan oleh Ustad H.M. As’ad Ali, L.C., yang mengupas makna perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sebagai peristiwa agung yang sarat dengan hikmah dan pelajaran kehidupan. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa turunnya perintah shalat lima waktu yang menjadi fondasi utama dalam membentuk kepribadian seorang muslim.
Ustad As’ad Ali juga menegaskan bahwa keberhasilan prajurit TNI tidak hanya diukur dari kemampuan fisik dan kecakapan profesional, tetapi juga dari kekuatan iman, akhlak, dan integritas moral. Dengan meneladani sifat Rasulullah SAW—siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah—prajurit akan menjadi sosok yang tangguh, disiplin, berkarakter kuat, serta dicintai rakyat.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Kodim 1406/Wajo berharap dapat semakin memperkokoh mental dan spiritual prajurit beserta keluarga besar TNI AD, sehingga senantiasa siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan demi mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera.












