BugisPos, Luwu — Dari hutan pegunungan Latimojong di Sulawesi Selatan hingga pucuk pimpinan kepolisian di Ibu Kota. Inilah perjalanan pengabdian Adex Yudiswan, yang baru saja dilantik sebagai Wakapolda Metro Jaya.
Irjen Pol Adex Yudiswan, S.I.K., M.Si. Lahir di Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, 3 Desember 1974.
Langkah pengabdiannya bermula sejak lama. Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini mencatatkan nama di hati masyarakat saat menjabat Kapolres Luwu, Sulawesi Selatan, tahun 2014 silam.
Ketika pesawat Aviastar jatuh di kawasan terisolir Latimojong, Adex turun langsung ke lokasi. Berhari-hari menembus hutan belantara, ia memimpin tim pencarian di barisan paling depan. Saat jenazah ditemukan, ia sendiri yang menggendong korban keluar dari hutan. Tindakan sederhana itu menyentuh banyak orang membuktikan, pengabdian tak hanya soal pangkat, tapi kehadiran tulus di tengah rakyat.
Setelah Luwu, ia terus berkarya. Di Polres Gresik, ia melahirkan inovasi pelayanan publik dan membawa wilayahnya menjadi percontohan Zona Integritas. Kemudian, tanggung jawab semakin besar: menjaga keamanan ruang digital sebagai Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, menindak tegas jaringan kejahatan siber lintas negara.
Kini, pada 3 Oktober 2026, amanat baru datang. Ia dilantik sebagai Wakil Kepala Polda Metro Jaya, menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi.
Dari kaki gunung yang terjal hingga gedung komando yang megah semangatnya tak berubah: melayani, hadir, dan melindungi masyarakat.




br






br
br






br
br
br