BugisPos, Makassar — Orangtua remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) korban tertembak Iptu N saat polisi membubarkan perang-perangan senjata mainan di kawasan Jalan Toddopuli, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (1/3/2026) meminta kepada Kapolda Sulsel adiknya jadi Polwan.
Saat ini dikabarkan telah diproses pemberkasannya dan dilakukan sesuai proses peradilan sipil.
Sementara, dari pihak orangtua korban dalam kesempatannya saat diambil keterangannya mengatakan sangat menghargai proses hukum yang berjalan.
Tak hanya itu, keluarga korban juga sepintas memperlihatkan surat SP2HP No. B/639 yang dipegang keluarga korban, dimana tertera proses melengkapi berkas perkara dan koordinasi dengan pihak kejaksaan negeri Makassar.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan banyak terimah kasih kepada Bapak Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H.,M. Yang telah memberikan keadilan yang cukup dengan proses hukum yang berjalan saat ini,” terang Ayahanda dari almarhum Bertrand, yakni Bapak Yaya.
Ayah korban ditempat yang sama menyampaikan juga menaruh harapan selain menghargai proses hukum berjalan, juga menaruh harapan terselip sebuah permohonan yang menggetarkan hati dari orang tua almarhum.
Mereka menyampaikan harapan besar kepada Pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, dalam hal ini kepada Bapak Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, agar adik perempuan almarhum Bertrand diberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan sebagai Polisi Wanita (Polwan).
Keluarga berharap pihak kepolisian memberikan ruang bagi sang adik untuk mengabdi di institusi Polri, dan mereka berharap institusi kepolisian dapat membuka pintu bagi putri mereka untuk menjadi sosok pelindung masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam video singkat orangtua korban, yakni Bapak Yaya saat berada dikediamannya.
Dalam video berdurasi 0.55 detik itu, Yaya mengucapkan rasa terima kasih banyak buat Bapak Kapolda Sulsel yang telah menangkap pelaku dan memprosesnya secara adil.
Keluarga sangat mengharapkan proses berjalan dengan seadil adilnya dan terbuka serta transparan. Pihaknya juga menyampaikan atas peristiwa ini jangan sampai menimbulkan keributan, tegasnya.
Harapan terakhirnya dalam video tersebut, Bapak almarhum Bertrand berharap kepada Kapolda Sulsel, dimana karena adik dari almarhum ini bercita-cita jadi Polwan, maka dirinya meminta kepada Bapak Kapolda agar adik korban bisa diterima menjadi anggota polisi, ucapnya penuh harap diakhir videonya.












