Sidrap

Panen Raya MT I Rijang Pittu Jadikan ki Awal Percepatan IP300

56
×

Panen Raya MT I Rijang Pittu Jadikan ki Awal Percepatan IP300

Sebarkan artikel ini

BugisPos, Sidrap – Panen Raya Musim Tanam I (MT I) di Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, menjadi titik awal percepatan penerapan Indeks Pertanaman 300 (IP300).

Panen yang dirangkaikan dengan peresmian jembatan hewan ini dipimpin oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Sidrap Hj. Haslindah Syaharuddin, Anggota DPRD Kabupaten Sidrap Andi Sugiarno, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Mursalim Halim, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHPKP Arif Gunawan, dan perwakilan Dinas Biciptapera.

Turut hadir Camat Maritengngae Firman, Lurah Rijang Pittu, Lurah Lautang Benteng, tokoh masyarakat, Koordinator BPP, Koordinator PPL Kecamatan Maritengngae, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta para petani setempat.

Sebelum melakukan panen dengan combine harvester, Bupati meresmikan jembatan hewan yang dibangun untuk mempermudah akses di wilayah itu.

Koordinator PPL Kecamatan Maritengngae, Maryam, menjelaskan Panen Raya MT I merupakan bagian dari percepatan tanam dalam mendukung program IP300.

“Panen ini merupakan hasil percepatan tanam, di mana penanaman dilakukan pada bulan Oktober. Ke depan, diharapkan setelah panen ini petani dapat kembali menanam pada bulan April dan panen pada bulan Agustus, selanjutnya dilanjutkan musim tanam ketiga atau IP300,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada Musim Tanam I dan II petani dianjurkan menggunakan varietas padi berumur sedang, sedangkan pada Musim Tanam III atau IP300 diharapkan menggunakan varietas padi berumur super genjah.

“Program IP300 bertujuan mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan. Kami bersama BPP, BPT, serta lurah akan terus mendampingi petani agar program IP300 berjalan sukses,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif mengungkapkan rasa syukur atas hasil pertanian di Kelurahan Rijang Pittu yang menunjukkan produktivitas cukup tinggi.

“Berdasarkan hasil ubinan, produksi padi di Rijang Pittu mencapai sekitar 8 ton per hektare, yang jika dihitung nilainya dapat menghasilkan sekitar Rp57 juta per hektare,” ungkapnya.

Bupati menegaskan sektor pertanian menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Sidrap karena merupakan sumber penghasilan utama masyarakat.

“Sebagian besar masyarakat kita adalah petani. Jika petani sejahtera, maka kesejahteraan masyarakat Sidrap secara umum juga akan meningkat,” ujarnya.

Ia berharap petani di Rijang Pittu dapat menjalankan program IP300 secara berkelanjutan agar pendapatan dan kesejahteraan terus meningkat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kerja samanya dalam meningkatkan kesejahteraan bersama,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat saling peduli, menjaga kebersihan, serta menata lingkungan agar tetap rapi dan nyaman.

“Lingkungan yang bersih dan tertata dengan baik akan mendukung kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.
(*/SM)