Advertorial

Pembangunan Tugu Ulugalung Masih Tahap Penyempurnaan, Pelaksana Apresiasi Masukan Masyarakat

347
×

Pembangunan Tugu Ulugalung Masih Tahap Penyempurnaan, Pelaksana Apresiasi Masukan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

WAJO, BUGISPOS.com – Pembangunan Tugu Ulugalung yang terletak di Simpang Tiga Ulugalung, Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, hingga kini masih berada dalam tahap proses pengerjaan dan penyempurnaan. Pihak pelaksana pekerjaan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta berbagai masukan yang diberikan masyarakat.

Tugu tersebut dibangun sebagai pengganti tugu lama dengan mengusung desain bernuansa religius, menyerupai bentuk kubah. Seiring progres pembangunan, sejumlah tanggapan muncul dari masyarakat, termasuk di media sosial, yang menyoroti aspek visual dan kesimetrisan bangunan.

Menanggapi hal tersebut, pihak pelaksana mengatakan bahwa seluruh tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan masih berjalan sesuai dengan perencanaan teknis yang telah disusun.

“Kami memahami perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di ruang publik. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih atas setiap masukan dan saran yang disampaikan,” ujar perwakilan pelaksana pekerjaan Tugu Ulugalung, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, proses pembangunan dilakukan dengan niat baik dan penuh tanggung jawab, dengan tetap memperhatikan aspek teknis serta estetika bangunan. Masukan masyarakat dipandang sebagai bentuk kepedulian bersama untuk mewujudkan wajah Kabupaten Wajo yang lebih tertata.

Ia menjelaskan, desain kubah pada Tugu Ulugalung terinspirasi dari revitalisasi Islamic Centre yang berada di kawasan tersebut. Dengan kembali berfungsinya Islamic Centre, diharapkan kawasan Ulugalung semakin hidup sebagai pusat kegiatan keagamaan.

“Tugu ini sekaligus melengkapi revitalisasi Islamic Centre yang telah menjadi ikon Kabupaten Wajo dan pusat kegiatan keagamaan. Hal ini sejalan dengan citra Sengkang sebagai Kota Santri,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak pelaksana menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan tugu bukan semata menghadirkan bangunan fisik, melainkan sebagai upaya memperindah lingkungan serta memberi nilai positif bagi masyarakat.

“Kesemuanya ini kami niatkan sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk melihat Wajo menjadi lebih baik. Insyaallah, apa yang dikerjakan dapat bernilai ibadah bagi kita semua,” tuturnya.

Di tengah beragam tanggapan yang berkembang, pihak pelaksana berharap masyarakat terus memberikan dukungan dan doa agar proses penyelesaian pembangunan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat sesuai harapan bersama. Pelaksana juga membuka diri terhadap evaluasi dan perbaikan yang diperlukan.

Dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghargai, pembangunan Tugu Ulugalung diharapkan dapat menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, serta semangat membangun Kabupaten Wajo yang lebih bermakna.

Diketahui, proyek pembangunan Tugu Ulugalung dianggarkan melalui APBD Perubahan Tahun 2025 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Wajo dengan nilai anggaran sebesar Rp145 juta.