Sulsel

Pemkab Wajo Raih Juara III Jamsostek Award 2026 Sulsel, 52.516 Pekerja Terlindungi

×

Pemkab Wajo Raih Juara III Jamsostek Award 2026 Sulsel, 52.516 Pekerja Terlindungi

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, BUGISPOS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, Sulawesi Selatan, meraih Juara III dalam Penganugerahan Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wajo, Ir. Armayani, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Wajo, Andi Sudarmin.

Advertisement

Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya Pemkab Wajo dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di wilayahnya.

Di bawah kepemimpinan Bupati Wajo Andi Rosman dan Wakil Bupati dr. Baso Rahmanuddin, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 8,6 miliar pada tahun anggaran 2026.

Anggaran tersebut bersumber dari sinergi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Dana itu digunakan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 52.516 pekerja rentan dan tenaga non-ASN di Kabupaten Wajo.

Program perlindungan tersebut menyasar sejumlah kelompok pekerja, mulai dari tenaga non-ASN pemerintah daerah, pekerja keagamaan, perangkat RT/RW, pekerja dalam ekosistem desa, kader posyandu, hingga pekerja rentan di sektor perkebunan sawit.

Selain itu, program tersebut mencakup pekerja rentan miskin, pekerja rentan desa, pekerja yang terlibat dalam program Pak Jala, serta paggalung atau petani penggarap.

Sekda Wajo Armayani menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, khususnya Disnakertrans dan perangkat daerah terkait, atas kerja sama dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Penghargaan Juara III Jamsostek Award 2026 ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan kolaborasi bersama,” kata Armayani, Kamis (22/10/2026).

Ia menegaskan, perlindungan bagi pekerja rentan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah. Kelompok yang menjadi perhatian meliputi kader posyandu, perangkat desa, pekerja sektor pertanian, hingga pekerja keagamaan.

“Kami ingin memastikan seluruh pekerja di Kabupaten Wajo merasa aman dan terlindungi saat menjalankan tugas kesehariannya,” ujarnya.

Pemkab Wajo berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan cakupan kepesertaan dan kualitas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi kelompok pekerja yang rentan terhadap risiko sosial dan ekonomi. (adv)

br
brbr
brbrbr