WAJO, BUGISPOS.com — Sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk tokoh pemuda di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Sebelumnya, Kapolri secara terbuka menyampaikan penolakannya saat rapat bersama Komisi III DPR RI. Dalam forum tersebut, Jenderal Listyo Sigit menegaskan bahwa Polri seharusnya tetap berada langsung di bawah Presiden, sebagaimana amanat konstitusi.
Bahkan, Kapolri sempat melontarkan pernyataan bernada tegas bahwa jika harus memilih antara menjabat sebagai kepala kementerian kepolisian atau menjadi petani, maka ia lebih memilih menjadi petani.
Pernyataan itu mendapat respons positif dari tokoh pemuda Kabupaten Wajo. Salah satunya disampaikan oleh Andi Trisakti, tokoh pemuda Kecamatan Belawa, yang menyatakan dukungan penuh terhadap sikap Kapolri.
Dalam keterangan, Andi Trisakti yang juga mewakili KFB Family dan 47 Family menyinggung aspek historis serta peran strategis Polri dalam perjalanan bangsa Indonesia.
“Berdasarkan sejarah dan perkembangan Indonesia menuju negara yang maju, kami sangat setuju Polri tetap berada di bawah Presiden,” ujar Andi Trisakti.
Anggota DPRD Kabupaten Wajo itu menilai, posisi Polri yang langsung bertanggung jawab kepada Presiden merupakan bentuk penguatan institusi agar tetap profesional dan independen dalam menjalankan tugasnya.
“Insya Allah, Polri akan selalu menjadi cahaya bersama masyarakat. Bravo untuk Polri,” ucapnya.
Ia juga meyakini, stabilitas dan ketenteraman nasional akan tetap terjaga apabila Polri tidak dilemahkan secara struktural.
“Kami yakin negara ini akan tetap tenteram dan adem jika Polri dijaga kekuatannya, yakni tetap berada langsung di bawah Presiden,” tutup Andi Trisakti.












