BugisPos, Wajo – Padepokan Pencak Silat Militer (PSM) Ranting 12 SRT 19 Wajo turut ambil bagian dalam upaya melestarikan seni bela diri tradisional sekaligus menjadi wadah pembinaan karakter bagi para siswa.
Pembentukan padepokan tersebut mendapat dukungan dari Kepala Sekolah, guru, dan staf SRT 19 Wajo. Kehadiran padepokan diharapkan dapat memberikan kegiatan positif bagi siswa, khususnya pada sore hari.
Kepala Sekolah SRT 19 Wajo sekaligus Ketua Padepokan PSM Ranting 12 SRT 19 Wajo, Asri, S.Pd, mengatakan kegiatan pencak silat dapat menjadi sarana olahraga sekaligus hiburan yang bermanfaat bagi siswa.
“Dengan adanya Padepokan Ranting 12 SRT 19 Wajo, siswa-siswi memiliki aktivitas sore yang lebih bermanfaat, baik sebagai sarana olahraga maupun hiburan bagi anak-anak,” ujar Asri.
Menurutnya, keberlangsungan latihan secara rutin sangat diperlukan agar para siswa dapat mengikuti proses pembinaan dengan tekun dan serius. Hal tersebut diharapkan dapat membantu siswa menyerap ilmu bela diri dengan baik sekaligus membentuk karakter.
“Latihan yang rutin sangat diharapkan. Anak-anak perlu mengikuti latihan dengan penuh keuletan dan keseriusan agar ilmu bela diri yang dipelajari dapat terserap dengan baik dan berguna dalam pembentukan karakter,” katanya.
Asri berharap Padepokan PSM Ranting 12 SRT 19 Wajo dapat terus berkembang hingga para siswa mampu mencapai tingkatan sabuk tertinggi.
“Kami mengupayakan padepokan ini dapat terus berlanjut sampai tingkatan sabuk paling tinggi dan melahirkan bibit-bibit unggul,” ungkapnya.
Ia menilai terbentuknya padepokan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan dan melestarikan seni bela diri warisan budaya kepada generasi muda.
“Terbentuknya Padepokan PSM Ranting 12 SRT 19 Wajo menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk lebih mencintai seni bela diri warisan budaya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Asri menekankan pentingnya peran pelatih dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Para pelatih diharapkan mampu membimbing sekaligus menemukan calon atlet pencak silat yang memiliki potensi untuk dikembangkan di lingkungan SRT 19 Wajo.
Program tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari pembinaan siswa melalui kegiatan positif di luar pembelajaran formal.
Kodim 1406/Wajo berharap kegiatan pembinaan tersebut dapat menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.
Melalui berbagai program pembinaan, para siswa yang sebelumnya sempat mengalami putus sekolah juga diharapkan memiliki kesempatan untuk kembali mengejar mimpi dan membangun masa depan yang lebih baik




br






br
br






br
br
br