Pos Sulbar

Peringati World Rabies Day 2026, DTPHP Sulbar Gelar ki Vaksinasi Gratis HPR

×

Peringati World Rabies Day 2026, DTPHP Sulbar Gelar ki Vaksinasi Gratis HPR

Sebarkan artikel ini

Bugispos, Mamuju – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan vaksinasi rabies gratis bagi Hewan Penular Rabies (HPR) dalam rangka memperingati World Rabies Day (WRD) 2026 sekaligus menyemarakkan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (30 September sampai dengan 01 Oktober 2026), bertempat di Kantor DTPHP Provinsi Sulawesi Barat.

Pelaksanaan vaksinasi mendapat antusiasme masyarakat yang membawa hewan peliharaan mereka untuk mendapatkan vaksinasi rabies. Partisipasi aktif pemilik hewan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah memperkuat pencegahan dan pengendalian rabies di Sulawesi Barat. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan rabies membutuhkan keterlibatan bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan hewan, dan masyarakat.

Advertisement

Kepala DTPHP Provinsi Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi, mengatakan vaksinasi rabies merupakan salah satu langkah penting dalam membangun perlindungan terhadap masyarakat sekaligus menjaga kesehatan hewan peliharaan. Menurutnya, kesadaran pemilik hewan untuk melakukan vaksinasi secara rutin sangat diperlukan sebagai bagian dari upaya pencegahan rabies secara berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat yang membawa hewan peliharaannya untuk divaksin. Pencegahan rabies tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat. Melalui momentum World Rabies Day ini, kami mengajak seluruh pemilik hewan untuk bersama-sama menjaga kesehatan hewan dan mencegah penularan rabies,” ujar Hamdani.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DTPHP Sulbar, Nur Kadar, menjelaskan bahwa hewan yang berpotensi menjadi penular rabies antara lain anjing, kucing, kera atau primata, serta musang. Karena itu, pemilik hewan diimbau melakukan vaksinasi secara berkala dan selalu memperhatikan perubahan kondisi maupun perilaku hewan peliharaan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan dan melakukan pemeriksaan apabila menemukan hewan dengan perubahan perilaku atau gejala yang mencurigakan.

“Vaksinasi merupakan salah satu upaya utama dalam mencegah rabies. Kami mengimbau masyarakat tidak menunggu sampai terjadi kasus, tetapi melakukan vaksinasi secara rutin dan menjaga kesehatan hewan peliharaannya. Jika terdapat perubahan perilaku yang mencurigakan, seperti menjadi agresif, takut air, banyak mengeluarkan air liur, atau menunjukkan perilaku tidak normal, segera konsultasikan kepada petugas kesehatan hewan,” jelas Nur Kadar.

Dalam pelaksanaan vaksinasi gratis tersebut, DTPHP Sulbar menetapkan sejumlah persyaratan untuk memastikan vaksinasi dapat diberikan secara aman dan optimal. Hewan yang akan divaksin harus dalam kondisi sehat, berusia minimal empat bulan, serta tidak dalam kondisi bunting.

Selain vaksinasi rabies gratis, kegiatan juga dirangkaikan dengan program sterilisasi kucing jantan maupun betina sebagai bagian dari upaya mendukung pengendalian populasi hewan dan meningkatkan kesejahteraan hewan peliharaan.

Melalui kegiatan World Rabies Day 2026 dan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan, DTPHP Sulbar terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan hewan dan pencegahan penyakit zoonosis. Dengan semangat “Stronger Together”, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, serta mendukung upaya pengendalian rabies di Sulawesi Barat. (*)

br
brbr
brbrbr