BugisPos, Wajo _ Ratusan jamaah mengikuti salat istisqa di Lapangan Latike Buriko, Desa Buriko, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 07.00 Wita.
Salat istisqa digelar sebagai ikhtiar masyarakat untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan yang dirasakan sejumlah wilayah.
Kegiatan tersebut diikuti Kapolsek Urban Pitumpanua Kompol H. Anwar, S.Sos., Camat Pitumpanua, Kepala Desa Buriko, Kepala Desa Tellesang, santri Pondok Pesantren Al-Mu’minun, serta masyarakat dari sejumlah wilayah sekitar.
Personel Polsek Urban Pitumpanua diterjunkan untuk melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Pengamanan dilakukan untuk memastikan rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.
Salat istisqa dipimpin tenaga pendidik Pondok Pesantren Al-Mu’minun, Ustaz Irfan. Sementara khutbah disampaikan Ustaz Haerul.
Dalam suasana khusyuk, jamaah menengadahkan tangan dan memanjatkan doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan.
Selain melaksanakan salat, jamaah juga diajak memperbanyak istighfar, doa, amal kebaikan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Polisi Ajak Warga Perbanyak Doa dan Ikhtiar
Kapolsek Urban Pitumpanua Kompol H. Anwar berharap salat istisqa menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Semoga melalui salat istisqa ini, Allah SWT mengabulkan doa kita, menurunkan hujan yang membawa keberkahan, serta memberikan keselamatan dan kemudahan bagi seluruh masyarakat,” kata Anwar.
Ia juga mengajak masyarakat tetap melakukan berbagai upaya menghadapi kondisi kekeringan, termasuk menjaga lingkungan dan memperbanyak amal kebaikan.
Menurut Anwar, hujan merupakan rahmat yang sangat penting bagi kehidupan manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh makhluk hidup.
“Sesungguhnya hujan merupakan rahmat dari Allah SWT. Karena itu, mari kita bersama-sama berdoa, berikhtiar dan memohon ampun kepada-Nya,” ujarnya.
Pelaksanaan salat istisqa di Lapangan Latike Buriko diharapkan menjadi ikhtiar spiritual masyarakat sekaligus pengingat untuk menjaga lingkungan dan senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Usai melaksanakan salat dan doa, para jamaah meninggalkan lapangan dengan harapan hujan segera turun dan membawa keberkahan serta kemaslahatan bagi masyarakat Pitumpanua dan wilayah sekitarnya.




br






br
br






br
br
br