WAJO, BUGISPOS.com_ Pemerintah Kabupaten Wajo membenarkan rencana pengalihan sementara rute penyeberangan Bajoe–Kolaka menjadi Siwa–Kolaka. Pengalihan ini dilakukan menyusul rencana perbaikan dermaga di Pelabuhan Bajoe yang dijadwalkan mulai awal April 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo, H. Suherman Dauda, mengatakan pihaknya telah melakukan pembahasan bersama sejumlah instansi terkait terkait rencana tersebut.
“Benar, kami sementara merapatkan dengan pihak-pihak terkait. Sudah dua kali dilakukan rapat melalui zoom mengenai rencana peralihan rute Bajoe–Kolaka ke Siwa–Kolaka yang direncanakan mulai 1 April sampai 1 Juni 2026,” kata Suherman, Rabu (11/3) lalu.
Menurut dia, rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai pihak, antara lain Kepala UPP Kelas II Pelabuhan Siwa, Kepala UPP Kelas III Pelabuhan Kolaka, Kepala BPTD Kelas II wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan, Ketua GAPASDAP Bajoe, serta pimpinan perusahaan kapal penyeberangan yang melayani lintasan Bajoe–Kolaka.
Suherman menyebut, secara prinsip Pelabuhan Bangsalae Siwa siap menerima pengalihan sementara rute pelayaran tersebut selama proses perbaikan berlangsung di Pelabuhan Bajoe.
“Pada intinya, Pelabuhan Bangsalae Siwa siap menerima peralihan sementara rute pelayaran ke Kolaka seiring adanya perbaikan dermaga di Pelabuhan Bajoe,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan akan ada pembatasan terhadap kendaraan yang melintasi dermaga Pelabuhan Siwa. Muatan kendaraan, khususnya truk, dibatasi maksimal 30 ton.
“Jadi nanti ada pembatasan muatan truk maksimal 30 ton. Kendaraan yang akan masuk ke dermaga diatur satu per satu, dan sebelum menuju pelabuhan akan diarahkan ke jembatan timbang di Salobulo,” katanya.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menginstruksikan perpindahan sementara lintasan penyeberangan Bajoe–Kolaka ke Siwa–Kolaka.
Instruksi tersebut tertuang dalam surat Direktur Sarana dan Prasarana Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan, Sigit Widodo, bernomor AP.201/1/16/DJPD/2026 tertanggal 5 Maret 2026 yang ditujukan kepada Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Surat tersebut merupakan respons atas pemberitahuan dari pihak ASDP sebelumnya mengenai rencana penutupan dermaga Pelabuhan Bajoe untuk perbaikan struktur movable bridge.
Penutupan Dermaga I Pelabuhan Penyeberangan Bajoe dijadwalkan berlangsung mulai 1 April hingga 1 Juni 2026.
Dalam surat tersebut disebutkan, untuk menjaga operasional penyeberangan selama masa perbaikan, lintasan Bajoe–Kolaka dapat dipindahkan sementara ke trayek Siwa–Kolaka dengan tetap menggunakan tarif penyeberangan Bajoe–Kolaka.












